oleh

Bumi Hanguskan Para Koruptor Ditubuh Kemenhub, JARI PENA Desak Jokowi Copot Menteri dan Sekjen Serta Ditjen Hubud

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Fenomena tindakan korupsi yang melanda negeri ini mulai dari orde baru yang melahirkan reformasi sampai ke arah desentralisasi politik, birokrasi, ekonomi sampai revolusi mental seakan tidak ada habisnya.

Semakin tercorengnya  NAWACITA jelas terlihat akibat ulah oknum para elit pejabat penguasa negeri ini dengan banyaknya kasus OTT KPK dari mulai tingkat bawah sampai elit setiap tahunnya terus bertambah terasa tidak ada habisnya serta tidak ada efek jera.

Belum tuntasnya NAWACITA, para elit pejabat dan instansi mulai dari Kabupaten/Kota dan Gubernur sampai Kementerian harusnya berbuat yang terbaik malah sebaliknya. Jabatan dan kekuasaan harusnya amanah rakyat malah dimanfaatkan untuk mencari keuntungan semata.

Ditambah Adanya Terjadi OTT di tubuh Kementerian Perhubungan RI semakin membuat daftar panjang kasus di Negeri ini. Dimana belum lama ini OTT KPK terkait Gratifikasi senilai 20 Milyar yang diterima oleh Ditjen Hubud dari pemenang proyek tender pengerukan pelabuhan Tanjung mas Semarang menjadi perhatian serius dari Jaringan Relawan Indonesia Pengawal NAWACITA (JARI PENA)

Perhatian itu ditunjukan Sekelompok Pemuda dari JARI PENA dengan Aksinya menyuarakan Seruan Kepada Jokowi-JK Untuk mencopot Menteri dan Sekjen Serta Ditjen Hubud di depan Kantor Kemenhub RI Jakarta pada Senin 2/10/2017.

Koordinator Aksi terlihat Menyuarakan dalam orasinya Untuk mengusut tuntas dan Mendesak Presiden Jokowi-JK segera Mencopot Menteri dan Sekjen Serta Ditjen Hubud dari Jabatannya.

Aksi JARI PENA Didepan Kantor Kemenhub RI yang Juga Dikawal Ketat Anggota Polisi Polsek Gambir Pada Senin 2 Oktober 2017 (Dok Istimewa)

“Kami Mendesak Pak Jokowi-JK untuk segera mencopot Menteri dan Sekjen serta Ditjen Hubud karena sudah jelas menodai NAWACITA,” Teriak Kordinator Aksi Ahmad Yusup.

Tidak Hanya itu, Yusup Pun kembali menyuarakan mendukung KPK untuk Usut tuntas Kasus Mega Proyek di Tubuh Kemenhub yang sangat menodai Cita-cita Bangsa dan NAWACITA.

“Kami jari Pena Akan terus Mendorong dan Mendesak Bapak Presiden Jokowi untuk segera Pecat dan Copot Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang tidak mampu memberantas praktik korupsi malah sebaliknya mengangkat pejabat yang melanggengkan pembiaran Praktik Korupsi dan Gratifikasi di Kemenhub,” Tegas Yusuf.

Tidak Hanya Menteri, Kata Yusup, Sekjen Sugihardjo dan Ditjen Hubud Agus Santoso Pun layak Dicopot dari Jabatannya. “Pak Jokowi Jangan Ragu-ragu, Kamu Jari Pena Siap mendukung Langkah Pak Presiden dan Mengkawal Program NAWACITA,” jelas Yusup.

“Siapapun yang mencoba menodai NAWACITA akan berhadapan dengan kami, Kami akan berada di Barisan Terdepan dalam melakukan Aksi-aksi nyata untuk terus menjaga NAWACITA dari para koruptor yang ingin merusaknya,” Tandas Yusup.

Untuk diketahui, Aksi JARI PENA tidak Hanya di Depan Kantor Kementerian Perhubungan RI Jakarta, Istana Presiden pun menjadi Target aksi dari Puluhan Pemuda yang mengatasnamakan JARI PENA. Dimana aksi tersebut mendapat pengkawalan Ketat dari aparat kepolisian Polsek Gambir.

Tidak hanya itu, JARI PENA Akan terus melakukan Aksi seminggu sekali untuk menunjukan keseriusan kami dalam Mengkawal NAWACITA, jika terhitung dari hari ini sampai seminggu kedepan belum ada langkah kongkrit dari pemerintah Jokowi-JK menindak para elit yang menjadi oknum koruptor di tubuh Kemenhub dicopot dari jabatannya. (Red)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru