oleh

Kata Kasat Reskim Polres Tangsel, Pemandu Lagu Echi, Meninggal Karena Sakit

Tangsel, Kicaunews.com – Nasib tragis dialami  Suheti alias Echi (25). Wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu disalah satu tempat hiburan CC Exekutif dikawasan Ruko Boulevard BSD City, Serpong.  Echi meregang nyawa setelah sempat dilarikan ke RS Medika BSD City Serpong Tangerang Selatan (Tangsel). Beredar kabar jika kematiannya, setelah dicekoki minuman keras oleh aparat yang membookingnya.

Kabar ini langsung dibantah Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Tangerang Selatan Ajun Komisaris Alexander Yurikho. Menurut Bidang Profesi Pengamanan dan dari Subdit Pengamanan Internal atau Paminal telah mengambil keterangan beberapa saksi dan cek tempat kejadian perkara.

“Tidak hanya Paminal, bahkan dari Denpom TNI Jakarta dan Denpom AD. Hasilnya sama, dari TNI tidak ada, “Ini juga dikuatkan dari keterangan rekan kerja korban. Polisi sudah melakukan  penyelidikikan, tewasnya pemandu karaoke bernama Suheti alias Echi (25). Ada sembilan saksi yang diperiksa terkait tewasnya Echi, ” Kata Alexander, Sabtu (23/9/2017).

Dijelaskan Alexander, saat menggelar komfrensi pers kepada sejumlah awak media. Berdasarkan hasil visum yang dilakukan pihak kepolisian, tak ditemukan bekas kekerasan di tubuh Echi. Selain itu, tak ditemukan zat berbahaya di dalam tubuhnya. Dipastikan, Echi meninggal karena penyakit mag yang sudah akut.

“Kami melakukan penyelidikan bagaimana wanita itu meninggal dunia. Kami melakukan pemeriksaan 7 orang saksi, bahkan ada 2 lagi. Jadi total 9 saksi mulai dari dokter penanganan, manajer tempat hiburan tersebut, dan rekan-rekannya,”

Alex mengatakan, dari keterangan dari yang menangani di UGD RS Medika bahwa almarhum meninggal pada pukul 16.00 WIB. Pihak keluarga dan pacar Echi menolak dilakukan autopsi. Akhirnya, tim dokter hanya melakukan visum luar.

“Berdasarkan pemeriksaan awal, yang bersangkutan meninggal tidak ditemukan tanda kekerasan. Yang bersangkutan meninggal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dicek liur dan darah tak ditemui zat mencurigakan dan dinyatakan terjadi gagal fungsi organ dalam,” ujarnya.

Baca juga :  Polres Tangsel Masih Kejar Dua Orang Pencuri Bersenjata Api, di Pamulang

Atas keterangan tersebut, polisi lalu membagi tim dan melakukan penggeledahan di kamar kos Echi di Jl Lengkong Gudang Timur. Hasilnya ditemukan beberapa obat untuk mengatasi sakit lambung dan ditemukan obat Omeprazol, Mefinal, dan Ranitidine

Hasil pengecekan di kamar kosannya kata Alex, “Dari observasi penyidik, juga ditemukan obat Omeprazol di loker tempat menyimpan barang saat almarhumah, obat Omeprazol, itu obat untuk mengatasi gangguan pencernaan akut (tingkat tinggi) Hal ini dikuatkan oleh Nana, teman kerja Echi di tempat karaoke. Echi sering mengonsumsi obat penahan nyeri itu ketika penyakit lambungnya kambuh. ,” kata Alex

Saat ini korban telah dimakamkan di kampung halaman di Desa Kedung Sari, Kecamatan Rowosari Waleri, Kendal, Jawa Tengah. “Pihak keluarga telah menerima kematian almarhumah sebagai musibah karena tahu bahwa almarhumah memang telah lama menderita sakit di bagian lambung,” pungkasnya. (Abah)

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru