oleh

Pasokan Air Bogor Timur Berangsur Pulih

Enam Armada Tangki Suplai Air ke Rumah Pelanggan secara Gratis

BOGOR, KICAUNEWS.COM– Pasokan air bersih PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor ke wilayah terdampak gangguan relokasi pipa di area pembangunan tol Bocimi berangsur pulih. Hingga Jumat malam (22/9/2017), sudah 70 persen kawasan di Kecamatan Bogor Timur dan Selatan sudah teraliri air. Diperkirakan, distribusi berjalan normal seluruhnya pada Minggu (24/9/2017).

Direktur Umum PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan mengatakan, petugas di lapangan bertindak cepat melakukan pemulihan jaringan (recovery) dengan membuang udara yang terjabak di dalam pipa.

“Petugas siaga 24 jam menyusuri jalur pipa untuk proses buang udara. Udara yang terjebak di dalam pipa ini yang membuat distribusi air ke pelanggan terhambat. Ini biasa terjadi saat ada perbaikan pipa dalam waktu yang cukup lama,” kata Rino, Jumat (22/9/2017).
Rino mengungkapkan, hingga Jumat malam, hampir semua tempat di wilayah terdampak gangguan relokasi pipa Bocimi sudah teraliri air PDAM. Hanya beberapa yang pasokannya masih terganggu. Di antaranya perumahan Villa Tajur, Pakuan Tajur, Sindang Rasa, Griya Katulampa, Pakuan Hill, Kompleks Kehutanan tajur (Muara Sari), Sindang Sari Tajur, dan Jalan Raya Dekeng.

“Mudah-mudahan pada hari Minggu sudah seluruhnya normal,” kaya Rino.
Rino menjelaskan, selama proses penanganan gangguan, PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor telah menyediakan enam armada tangki untuk membantu kebutuhan air bersih ke rumah pelanggan. Setidaknya, PDAM menyuplai 600.000 liter air bersih setiap hari secara cuma-cuma kepada pelanggan yang membutuhkan sejak gangguan pelayanan terjadi Sabtu malam (16/9/2017).

“Petugas Call Center 24 jam kami tidak pernah berhenti menjawab telepon dari pelanggan. Satu shift bisa 200an panggilan masuk. Mayoritas menanyakan update pengerjaan dan order tangki. Kami bekerja secara tim,” kata Direktur Umum.
Rino menegaskan bahwa PDAM tetap berupaya maksimal saat menghadapi gangguan pelayanan. Seluruh penanganan gangguan telah dikerjakan sesuai standar operasi yang berlaku.

Baca juga :  TNI AD Raih Rekor MURI Melalui Lukisan Terbanyak.

“Sebelum pengerjaan dilaksanakan, kami umumkan dulu ke masyarakat. Kita sebar leaflet, kita infokan melalui media sosial, koran, media online dan radio. Kita update informasi pengerjaannya. Lalu kita kirim mobil tangki secara gratis. Setiap ada gangguan, seperti ini polanya,” papar Dirum.

Lokasi Pipa akan Dibangun Tiang Pancang Tol Bocimi Sebelumnya disampaikan, gangguan pelayanan yang terjadi di sebagian wilayah Bogor Selatan dan Bogor Timur karena dampak pengerjaan relokasi dan koneksi pipa HDPE di area tol Bocimi, Jalan Kol Bustimi Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor.

Direktur Teknik PDAM Kota Bogor Syaban Maulana menerangkan, jaringan pipa milik PDAM Kota Bogor terkena pembangunan ruas jalan tol Bocimi yang ditarget Presiden Joko Widodo rampung seluruhnya pada akhir tahun ini. Bahkan pipa AC yang terpasang pada tahun 70an itu akan dibangun tiang pancang, sehingga mutlak harus dipindah.

“Titik di mana lokasi pipa kita melintang akan dibangun tiang pancang tol Bocimi. Akhir bulan ini harus selesai. Jadi mau nggak mau pipa kita harus dipindah. Kalau tidak, bahaya buat 14.000 pelanggan PDAM,” kata Syaban.

Dia menjelaskan, pengerjaan relokasi awalnya dilaksanakan pada Rabu (13/9/2017). Namun karena ketidaksiapan kontraktor serta menghindari gangguan yang lebih parah, pengerjaannya digeser Sabtu (16/9/2017).

“Awalnya saya tidak setuju dikerjakan Sabtu, karena hari libur. Kasih pelanggan. Masak libur nggak ada air di rumah. Tapi karena lubangnya sudah menganga dan dikejar target, ya saya izinkan,” kata Dirtek.
Pekerjaan dimulai Sabtu pagi pukul 10:00 WIB dan diperkirakan selesai pukul 16:00 WIB. Namun karena kendala teknis, koneksi baru selesai Minggu pagi. Selesai koneksi, air dari Sumber Mata Air Tangkil dibuka, dan dialirkan ke Reservoir Rancamaya melalui jalur koneksi yang baru. Pasokan air berangsur-angsur pulih pada Minggu sore, dan diprediksi normal seluruhnya pada Rabu (20/9/2017).

Baca juga :  Rayakan Ulang Tahun Ke -12 "Intan Dwi Silviyani " Ikuti Aturan Protokol Pemerintah

Namun Rabu siang, PDAM dikejutkan dengan gangguan teknis pada titik koneksi pipa. Baut salah satu pipa sambungan ke valve (stube end flange) tiba-tiba lepas, sehingga air keluar deras dari sela-sala pipa. PDAM memutuskan menutup aliran dari dari Tangkil untuk memperbaiki asesoris yang rusak tersebut.

“Perlu waktu 18 jam untuk memperbaiki stube end flange yang jebol itu. Otomatis aliran air ke pelanggan terganggu, padahal dari pengerjaaan yang pertama saja sudah hampir seluruhnya pulih,” ujar Direktur Teknik.

Perbaikan sambungan pipa itu baru selesai pada Jumat dinihari (22/9/2017). Air dari sumber air Tangkil dibuka pukul 03:30 dan masuk ke Reservoir Rancamaya pada pukul 08:30. “Perlu waktu lima jam untuk mengalirkan air dari (sumber mata air) Tangkil ke Reservoir Rancamaya. Ketika rersevoir terisi, pipa distribusinya kami buka, sehingga air dapat mengalir ke pelanggan,” papar Syaban.

Petugas hingga kini terus menyusuri jaringan perpipaan di wilayah Kecamatan Bogor Selatan dan Bogor Timur untuk memulihkan sistem pengaliran. “Kami mohon doanya dari masyarakat agar petugas dapat menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga normalisasi pengaliran dapat berjalan lebih cepat,” tutup Dirtek. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru