oleh

Terkait pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur yang terjadi di pangandaran begini kata dinas DKBP3A

PANGANDARAN, KICAUNEWS. COM -kasus pelecehan seksual yang di lakukan oleh  seorang  warga asal Dusun Sinargalih RT 02/10 Desa Cibenda Kecamatan Parigi  Kabupaten Pangandaran  berinisial DS terus menuai kecaman dan hujatan dari berbagai kalangan tak hanya  para orang tua korban namun warga yang geram dengan ulah si pelaku juga melampiaskan kemarahanya dengan merusak rumah si  pelaku masa yang terdiri dari warga dan juga keluarga para korban  melempari tempat tinggal pelaku dengan batu akibatnya sebagian genteng jendela kaca dan beberapa bagian rumah DS rusak .Pelaku yang juga suami dari salah seorang pengajar di SDN 4 Cibenda  kecamatan Parigi di tangkap setelah di laporkan Warga telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anak berinisial NA (7) Pelajar kelas  1( satu) Sekolah Dasar.14/09/2017 kamis malam.

Kapolsek Parigi Ajun Komisaris Polisi Rishapdi Lubis  membenarkan pihaknya telah menerima laporan bahwa saat ini korban  34 orang anak  dan ada kemunkinan masih ada anak yang belum brani melapor .

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata pun angkat bicara dan sangat menyesalkan hal ini bisa terjadi Pangandaran akan terkenal karna hal yang negatif . sesalnya .sementara itu  Kepala  Bidang Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (P3A) Dinas KBP3A Kabupaten Pangandaran Budi  Mastoro,S.IP pihaknya akan melakukan tindakan  prefentif sesuai tupoksi , pendampingan mengurangi rasa trauma healing. kami akan bekerja sama dengan pengurus.

Upaya melakukan penyuluhan melalui tugas tugas P2TP2A yang rencananya akan segera di kukuhkan, kemudian di lanjutkan dengan rutin sosialisasi ke tiap gugus  dari tingkat Kecamatan yang akan melibatkan Camat , Polsek , UPTBKB , PUSKESMAS , MUI hingga petugas lapangan KB dan pihak terkait lainya . selanjutnya secara kuratif ada di wilayah hukum Polres . lebih lanjut Kabid menegaskan untuk mencegah hal serupa terjadi  di kemudian hari  sosialisasi tak harus di lakukan oleh Dinas terkait mari kita bersama sama  tingkatkan kewaspadaan di semua lingkungan baik di rumah ataupun di tempat tempat belajar lainya  predator anak ada di mana mana faktanya hal tersebut selalu di lakukan oleh orang yang sering berinteraksi dengan kita atau orang dekat,  pola asuh dan bimbingan terhadap anak harus di perkuat tak perlu  saling tuding untuk mencari siapa yang harus bertanggung jawab ini justru akan memperkeruh suasana . kita semua merasa kecolongan dan sangat mengutuk pelaku. mudah mudahan hukuman yang di terima akan menimbulkan efek jera bagi pelakunya dan tak ada lagi predator anak yang mengancam masa depan anak anak kita semua . pungkasnya

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru