Kisah Orang Tua Yang Menuntut Ke Adilan Untuk Putri nya

0
Bagikan :

DEPOK, KICAUNEWS. COM – Berawal dari seorang anak perempuan yang ingin menimba ilmu di Salah satu Yayasan pesantren, AL KARIMIYAH  yang beralamat JL H maksum no 23 sawangan baru,kecamatan kota Depok.

Niat untuk menimba ilmu tetapi malah malapetaka yang didapat.Cindy Mawardi Claudia 13 tahun.diduga keras di dorong Salah satu rekan belajar nya, dan jatuh  terbentur lemari.dan beberapa bulan di rawat kemudian meninggal dunia.

RUDI orang tua dari cindy mawardi claudia, mengungkapkan”   kesedihan yang saya rasakan sudah hampir satu tahun lebih.
” putri saya meninggal disebabkan karna salah satu rekan belajarnya diduga keras mendorong putri saya hingga terjatuh dan terbentur lemari.
“Dan kejadian tersebut pada hari sabtu tanggal 21 maret 2015.sekitar pukul  13:00 wib.
Hasil dari pemeriksaan RADIOLOGI dari klinik, putri saya mengalami keretakan pada tulang belakang.
Kejadian tersebut terjadi didalam yayasan madrasah tsanawiyah al karimiyah.  satu hari setelah kejadian tersebut niat untuk membawa pulang putri saya,dari pihak yayasan/pesantren melarang saya,dengan alasan yang tidak jelas.
“Dan satu minggu berjalan putri saya pun kondisinya semakin parah mengalami kelumpuhan.dan akhirnya dari pihak yayasan mengizinkan saya membawa pulang putri saya.dan setelah kami merawat putri kami kurang lebih sebelas (11) bulan.akhir ny putri saya meninggal dunia.
“Saya menyayangkan sekali dari kejadian tersebut. dari pertama sampai sekarang sudah hampir satu tahun lebih,dari orang tua pelaku maupun dari pihak yayasan/pesantren tidak ada satu pun yang datang untuk menanyakan melihat keadaan  putri saya,sampai akhir nya putri saya meninggal dunia.dari pihak yayasan dan pelaku seakan tutup mata atas kejadian yang menimpa putri saya.
hanya ada beberapa rekan belajarnya yang menjenguk keadaan putri saya sewaktu sakit,”ucap rudi.

masih menurut RUDI.
“Kejadian ini sangat saya sayangkan kenapa hal tersebut terjadi,   dan pihak yayasan berdiam diri,seakan tidak terjadi apa apa.     akhirnya pada hari rabu 04 mei 2016 saya melaporkan kejadian yang menimpa putri saya kepihak kepolisian,RESORT KOTA DEPOK.
“Dan tidak sampai disitu saya pun melaporkan kejadian yang menimpa putri saya ke komisi nasional hak asasi manusia.(KOMNASHAM)  pada tanggal 9 agustus 2016.   dan sampai hari ini tanggal 14 september 2017.tidak ada tindak lanjut dari pihak Kepolisian mau pun dari komnasham saya sadar bahwa saya orang tidak mampu.sulit bagi saya untuk dapat keadilan,”ungkap rudi sambil berlinang air mata.MD/TRS

Bagikan :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

*