oleh

Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Hak Konstitusional Warga Negara Bagi Pimpinan Organisasi Kepemudaan Partai Politik

BOGOR, KICAUNEWS.COM– Kepaniteraan dan Sekretariat Jendral Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia menggelar kegiatan peningkatan pemahaman hak kontitusional warga negara untuk pimpinan organisasi kepemudaan partai politik di Pusdiklat MK, Cisarua, Bogor dari tanggal 11-14 September 2017 ini.

Peserta kegiatan ini dari partai politik, ada 150 peserta,dari pimpinan organisasi kepemudaan partai politik, tiap partai politik mengirimkan 15 orang,adapun partai yang ikuti kegiatan ini yakni, Golkar, PPP, Demokrat, PKB, Nasdem, PDI Perjuangan, PKS, Hanura, Gerindra dan PAN.

Dalam pembukaan acara, selasa (12/9/2017) pagi, Prof Dr M Guntur Hamzah, SH, MH selaku Sekjen MK mengatakan, “Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai kawah candradimuka” artinya selepas dari acara ini atau tujuan kami menjadikan peserta acara ini sebagai Agen atau duta Pancasila dan konstitusi dan mempunyai spirit untuk taat asas.

Sedangkan menurut Pak Sanusi perwakilan dari menpora mengatakan bahwa menurut UU no 40 th 2009 ,UU tentang pemuda bahwa yang di sebut pemuda berusia 16-30 tahun. Dan 24% dari penduduk Indonesia atau sekitar 67 Juta adalah Pemuda.
Dan sebagai pemuda harus berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing itulah yang di katakan Bung Karno, Berikan Aku 10 Pemuda maka akan aku guncangkan dunia.

Materi materi yang akan di berikan pada acara ini, pertama, ‘Wawasan Kebangsaan’ disampaikan oleh Mayjen (Purn) Dr Tony SB Husodo, M.Sc beliau sebagai tenaga profesional bidang sosial budaya Lembaga Ketahanan Nasional RI. Kedua, ‘Reaktualisasi Implementasi Pancasila’ disampaikan oleh Henry T Simarmata beliau sebagai UKP PIP bidang pemantapan Ideologi Pancasila. Ketiga, Konstitusi dan Konstitusionalisme oleh Prof Jimly Asshiddiqie,SH (Ketua MK tahun jabat 2003-2008 dan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia). Keempat, ‘Sistem Penyelenggaraan Negara menurut UUD RI Tahun 1945’ oleh Susi Dwi Harijanti, SH, LL.M, Ph.D beliau direktur komunitas Indonesia untuk Hak Asasi Manusia (PAHAM) FH UNPAD. Kelima, Jaminan ‘Hak Konstitusional Warga Negara menurut UUD 45’ oleh Prof Anzulian Rifai,SH,LL.M,Ph,D beliau sebagai ketua Ombudsman RI. Dan terakhir, Keenam, ‘Mahkamah Konstitusi dalam sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia’ oleh Dr Janedjri M Gaffar, M.Si beliau sebagai staf khusus ketua Mahkamah Konstitusi.

Baca juga :  Anies Tidak Menemani Jokowi Saat Pemberian Ucapan Selamat Kepada Persija, Ini Kata Fadli!

Selain penyampain materi juga ada pengalaman melayani bangsa oleh Letjen TNI (Purn) H Achmad Roestandi, SH beliau Hakim Konstitusi periode 2003-2008.

Tujuan dari kegiatan

Meningkatkan pemahaman, kesadaran dan ketaatan ber- pancasila dan berkonstitusi kepada masyarakat, juga meningkatkan pemahaman dan menyamakan persepsi masyarakat mengenai konstitusi, selain itu juga, acara ini menyajikan memberikan informasi berbagai aspek mengenai Mahkamah Konstitusi sebagai salah satu pelaku kekuasaan kehakiman menurut UUD 45 termasuk perkembangan terakhirnya. (A Widhy)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru