oleh

Warga Tidak Tahu Dana Desa, Desa Iwul Tidak Transparan?

BOGOR, KICAUNEWS.COM– Program dana desa sudah mencapai tahun ke-3 sejak dimulai tahun 2015 lalu. Pemerintah Joko Widodo terus berkomitmen meningkatkan anggaran dana desa untuk pembangunan desa. Tahun 2017 ini pemerintah mengucurkan 60 Triliun Rupiah dengan rata-rata tiap desa mendapatkan 800 Juta Rupiah.

Isu dan permasalahan seputar dana desa umumnya berupa indikasi penyelewengan oleh oknum-oknum pemerintah desa. Selama tahun 2016 saja, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) menerima 932 pengaduan dari call centermaupun media sosial terkait dana desa.

Pemerintah terus berupaya melakukan pengawasan penyaluran dan penggunaan dana desa dengan membentuk saber pungli (kerjasama dengan polisi, KPK, Kejaksaan, Ombudsman), membentuk satgas dana desa untuk melayani pengaduan masyarakat hingga memaksimalkan mobilisasi pendamping desa.

Pengawasan dana desa akan lebih efektif dilakukan oleh masyarakat karena indikasi penyelewengan dana desa berada di lingkup grassroot (akar rumput). Masyarakat memiliki peran signifikan untuk mengkomunikasikan kepada pemerintah desa agar lebih transparan terhadap dana yang masuk ke desa.

Hal inilah yang tidak dimiliki Oleh Desa Iwul. Desa yang berada di Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor ini kurang transparan dalam pengelolaan Dana Desa.

Pasalnya saat wartawan kami sedang meliput pada Senin (2/9/2017) lalu tentang langkah transparansi yang sudah dilakukan, tidak ada satupun aparatur Desa Iwul yang bersedia diwawancarai.

Kami mencoba mewawancari beberapa warga Desa Iwul, terhimpun 7 dari 10 warga tidak tahu soal dana tersebut. 3 diantaranya bahkan tidak mengerti.

Salah satu dari 3 warga yang tahu soal dana itu mengaku, Ia hanya sebatas tau pembangunan jalan saja.

“Jalan-jalan di perbaiki kan yah, mungkin itu yang dimaksud dana desa” Kata seorang yang enggan disebutkan namanya.

Baca juga :  Pilkada Purwakarta, Padil Karsoma dan Acep Tegaskan Bukan Boneka !

Dari hasil data itu, sudah sewajarnya aparatur desa yang bersangkutan bisa lebih transparan dalam pengelolaan Dana Desanya. Karena sejatinya Dana tersebut merupakan uang rakyat-rakyatnya juga. (Iqbal)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru