oleh

DPKPP Sosialisasi Perda No.9 Tahun 2014 dan Perda No. 1 Tahun 2013

TANGSEL, KICAUNEWS. COM – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Tangerang Selatan menggelar Sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Pemakaman di Kantor Kelurahan Kademangan Kecamatan Setu, Tangerang, Kamis (7/9/2017).

Sosialisasi yang diberikan mengenai Perda No.9 Tahun 2014 Tentang Retribusi daerah dan Perda No.1 Tahun 2013 Tentang Pemakaman dan penguburan jenazah.

Informasi yang diterima warga masyarakat yang memerlukan pelayanan pemakaman di wilayah Tangsel sangat besar artinya, bagi berlangsungnya dan berhasilnya pembangunan di bidang pemakaman yang bercitra perkotaan di Kota Tangsel, yaitu Pemakaman yang Hijau, Indah, Tertib, dan Teratur (HITT).

Untuk itu Kantor Pelayanan Pemakaman memberikan petunjuk-petunjuk pelayanan pemakaman yang berisikan ketentuan-ketentuan atau peraturan-peraturan maupun prosedur pelayanan di bidang pemakaman bagi warga masyarakat di Tangsel.

“Masalah pemakaman adalah masalah kita bersama, antara Pemerintah Provinsi Banten dan seluruh warga masyarakat yang ada di Tangsel, terutama dalam mengatasi kekurangan lahan pemakaman, yaitu dengan cara meningkatkan daya tampung lahan pemakaman antara lain dengan cara pemakaman tumpangan,” ujar Kasi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangsel Nasmudin.

Seperti kita ketahui bahwa pemakaman tumpangan mempunyai manfaat ganda, baik untuk ahli waris atau pihak yang bertanggung jawab terhadap makam, maupun bagi pemerintah selaku pengelola pemakaman. Dengan ini diharapkan peran serta masyarakat untuk mensukseskan program pemakaman tumpangan.

Dengan sosialiasi ini diharapkan dapat lebih memudahkan bagi pemberian dan penyebaran informasi kepada masyarakat terutama masalah transportasi biaya, yang selama ini menjadi permasalahan tersendiri yang pada akhirnya pelayanan yang dilaksanakan yaitu pelayanan yang simpatik untuk mencapai sasaran, sehingga masyarakat dapat memahami arti dari pembangunan pemakaman di lingkungan masing-masing daerah.

sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan makam, harus diusahakan pemanfaatan untuk makam secara optimal. Oleh karena itu berdasarkan Perda tentang pemakaman bahwa setiap petak makam diperuntukan bagi Pemakaman Tumpangan, sedangkan Izin Penggunaan Tanah Makam (IPTM) berlaku selama 3 tahun yang selanjutnya dapat diperpanjang setiap 3 tahun.
Tris team jaguar

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru