oleh

DPP KNPI Gelar Aksi Solidaritas Untuk Rohingnya

JAKARTA, KICAUNEWS.COM– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI ) bersama Pimpinannya, Fahd A Rafq dan Sekjen Fadhly Alimin Hasyim menggelar aksi solidaritas, bertajuk hentikan pembantaian Muslim Rohingya di Kedutaan Myanmar pada Rabu (6/9/2017) Siang.

“Aksi ini adalah aksi solidaritas terhadap korban kekerasan yang terjadi di Myanmar, tampak dari kasat mata melalui berbagai informasi baik media cetak atau elektronik jg jejaring sosial akan kekejaman Junta Militer Myanmar terhadap Warga Muslim Rohingya” Kata Sekjen KNPI, Fadhly Alimin Hasyim dalam sebuah kesempatan.

Anak anak dibunuh, para remaja dibakar hidup hidup, wanita diperkosa, Ibu Hamil dibelah
Perutnya dan bayinya dicincang. Rumah tempat tinggal mereka dibakar dengan Orang orangnya serta ribuan orang diusir dari kampung halamannya.

Kebiadaban ini telah membuka mata dunia untuk harus bersikap. bukan karena agama atau asal muasalnya yang kita bela. Tapi soal sikap kemanusian tehadap derita mereka. Pilu dan duka mreka ada Duka kita bersama.

Tentang Genosida

Genosida atau genocid adalah sebuah pembantaian besar-besaran secara sistematis terhadap satu suku bangsa atau kelompok dengan maksud memusnahkan (membuat punah) bangsa tersebut. Kata ini pertama kali digunakan oleh seorang ahli hukum Polandia,Raphel Lenkin
pada tahun ’94 dalam bukunya Axis Rule Occupatied yang diterbitkan di USA Kata ini diambil dari bahasa Yunani γένος genos (‘ras’, ‘bangsa’ atau ‘rakyat’) dan bahasa latin caedere (‘pembunuhan’).

Genosida merupakan satu dari empat pelanggaran HAM berat yang berada dalam yurisdiksi International Criminal Court. Pelanggaran HAM berat lainnya ialah kejahatan terhadap kemanusiaan,kejahatan perang, dan kejahatan Agresi.

Menurut Statuta Roma dan Undang-Undang no. 26 tahun 2000 tentang Pengadilan Ham, genosida ialahPerbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok bangsa, ras, kelompok etnis, kelompok agama dengan cara membunuh anggota kelompok; mengakibatkan penderitaan fisik atau
mental yang berat terhadap anggota kelompok; menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang menciptakan kemusnahan secara fisik sebagian atau seluruhnya; melakukan tindakan mencegah kelahiran dalam kelompok; memindahkan secara paksa anak-anak dalam kelompok ke kelompok lain.

Baca juga :  Dailami Firdaus Tegaskan Indonesia Harus Cegah Genosida Rohingya Myanmar!

Oleh karenanya DPP KNPI Menggelar aksi tersebut,seluruh elemen Pemuda dan Pimpinan OKP tampak hadir melakukan Aksi Keprihatinan Rohingya di Depan Dubes Myanmar, Rabu 6 September, 2017.

Semoga Allah SWT memberikan kesabaran atas musibah yang di derita muslim Rohingya, dan berikan balasan yang setimpal kepada yang lakukan aksi keberutalan tersebut. (A Widhy)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru