oleh

Gus Jim : HAKEKAT QURBAN

Oleh : Ketua KODI DKI Jakarta (KH. Jamaluddin F. Hasyim) / Gus Jim

KICAUNEWS.COM — Qurban adalah ekspresi cinta, qurban adalah ekspresi pengurbanan, sesorang yang berqurban yaitu orang yang menunjukkan cintanya kepada Allah swt, dan sekaligus juga ia adalah orang yang mampu melewati godaan-godaan kekikiran untuk tidak mau berqurban dan kemudian dia selamat dari pada kekikran itu, sehingga dia bisa membelanjakan sebagian hartanya.

Qurban berasal dari kata “qurba” yaitu dekat Kepada Allah swt, dekat bukan dari pengertian jarak, tetapi dekat dari pengertian kualitas bahwa seorang hamba seharusnya dari waktu ke waktu dari masa ke masa sepanjang hidupnya selalu berusaha, melakukan pendekatan atau “taqarrub illallah”.

Qurban adalah salah satu medium utama untuk menunjukkan atau mengusahakan kedekatan kita kepada Allah swt, ketika kita berqurban maka pada hakekatnya kita sedang menyembelih atau memotong ego dan hawa nafsu kita sendiri, dan ketika darah itu dikeluarkan dari hewan qurban, maka pada hakekatnya adalah kotoran-kotoran diri kita, yang kita keluarkan.

Jadi, setelah qurban kita laksanakan setelah qurban kita persembahkan PR terbesar kita adalah bagaimana kita tetap mampu menyembelih ego dan nafsu kita sendiri, sehingga kita memperoleh kedekatan kepada Allah swt, salah satu nya dengan membagikan daging qurban kepada fakir miskin, dengan itulah kita menebarkan rahmat dan rahmat lah seseorang hamba mendapatkan kedekatan dengan sesama rahman dan sesama rahim.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru