oleh

Terkait Dana Desa, Menteri PDTT: Kades Wajib Pasang Baliho

BOGOR, KICAUNEWS.COM– Untuk pastikan transparansi penggunaan dana desa, sehingga bisa diawasi oleh masyarakat, Pemerintah Desa di seluruh Indonesia diwajibkan memasang baliho penggunaan dana desa. Baliho tersebut bisa dipasang di depan kantor desa atau tempat umum lainnya.

Hal ini tidak ditemukan di kantor Desa Waru Jaya, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor Rabu, (30/8/2017) kemarin.

tidak terpasang baliho rincian dana desa di depan kantor. Adapun ditemui baliho rincian dana desa ditemukan hanya didalam kantor.

Saat berusaha kami wawancarai Kepala desa Waru Jaya menolak dan mengalihkannya ke Sekertaris Desa. Adapun sekertaris Desa mempersilahkan kami bertanya namun menolak untuk direkam percakapannya, sehingga kami tidak banyak mendapatkan info yang bisa kami sebarkan.

Padahal Menteri PDTT beberapa bulan lalu telah menyatakan bahwa seluruh Kepala Desa di Indonesia diwajibkan memasang spanduk atau baliho rincian anggaran tentang desa agar terciptanya transparansi pembangunan ekonomi desa. “Masing masing kepala desa wajib menempel baliho supaya masyarakat tahu terkait penggunaannya,” pinta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjoyo saat berkunjung ke Desa Pabedilan Kaler, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Menurut dia, bagi kepala desa yang tidak membuat spanduk tentang anggaran desa maka pemerintah tidak akan memberikan insentif kepada desa tersebut dan hanya akan mendapatkan Rp 800 juta per tahun yang seharusnya bisa mendapatkan Rp 1,3 miliar.

Langkah ini, sambung dia, penting agar kepala desa tidak bermain main dalam mengelola desa. Oleh karenanya bagi kades yang belum memasang spanduk atau baliho terkait anggaran sampai realisasi dana desa harus ditegur oleh masyarakat setempat sebagai bentuk pengawasan langsung.

“Para kepala desa juga wajib menjalankan empat program dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi yakni pengembangan produk unggulan desa (prudes), mengembangkan badan usaha milik desa, membangun embung air desa, dan membangun sarana olahraga desa,” tuturnya  seperti dikutip dari okezone.com, Rabu (12/7/2017) lalu. (Iqbal)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru