oleh

90 Persen Dana Desa Cogreg ke Infrastruktur, Warga: Ini Langkah Tepat!

BOGOR, KICAUNEWS.COM– Masyarakat di desa Cogreg wilayah Kecamatan Parung, Bogor, Jawa Barat dapat merasakan manfaat kegunaan dana desa. Karena, dana desa itu digunakan untuk membangun infranstruktur desa yang ada di wilayah itu seperti membangun jalan desa dan jalan tembus antar desa.

“Untuk penyerapan dana Desa tahap pertama yang sudah cair enam puluh persen pada bulan juni lalu, sembilan puluh persennya dialokasikan untuk infrastruktur” kata Sekertaris Desa Cogreg, Parung, Bogor, M. Yusuf saat diwawancarai jurnalis Kicaunews.com, Rabu (30/08/2017) Kemarin.

Sementara itu, masih kata Yusuf, untuk tahap 2 sisa 40 persen dari dana desa diperkirakan akan cair kemungkinan diantara bulan Oktober sampai November, hal ini dikarenakan masih banyak desa-desa diseluruh kabupaten Bogor yang belum menyerahkan laporannya.

Pengalokasian dana desa untuk pembangunan infrastruktur khususnya jalan dikarenakan warga Desa Cogreg memang membutuhkan jalan yang baik.

Hal ini senada dengan yang disampaikan Idrus (35) warga Gg. Gotong Royong, Cogreg, saat diwawancarai (30/8). Idrus mengatakan bahwa langkah pemerintah desa mengalokasikan dana untuk betonisasi sudah sangat tepat.

“Alhamdulillah pengalokasiannya sudah tepat. Pembangunan infrastruktur berupa pengecoran jalan gotong royong salah satu hasil yang dapat kita rasakan secara langsung dari dana desa tersebut.” Ujarnya.

Idrus juga berharap agar dana desa semakin meningkat, dan penggunaannya sesuai dengan kebutuhan mendasar masyarakat. Selain itu semoga para stakeholder dengan dana desa tersebut dapat berlaku adil dan amanah.

Sementara itu di sisi lain, pengalokasian 90 persen dana desa dialihkan untuk infrastruktur khususnya program pembuatan jalan dan betonisasi, sebaiknya juga harus diimbangi dengan pembangunan sarana publik untuk pemuda dan umumnya masyarakat. Karena seperti kita ketahui prilaku-prilaku menyimpang masyarakat khususnya pemuda di media sosial maupun pada realitas yang ada, dikarenakan kurangnya sarana mengeksprekian diri. (Iqbal)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru