oleh

Stella Maris luncurkan Program stema startup bagi generasi muda Bangsa

TANGSEL, KICAUNEWS. COM – Saat ini mungkin kita sudah tidak asing  lagi dengan lstilah Startup. Dimana startup sendiri memiliki arti sebuah usaha kecil yang baru dibangun dan masih dalam masa rintisan untuk mendapatkan pasar di masyarakat. Bisnis startup sendiri terus berkembang dan bermunculan setiap saat dari seluruh penjuru dunia. termasuk Indonesia.

Stella Maris School BSD sebagai salah satu sekolah terbaik di area Serpong yang mengusung pendidlkan entrepreneurship dalam kurikulumnya, tidak hanya sekedar menanamkan karakter secara teoritikal kepada para siswa. Stella Maris ingin menerapkan dan mempersiapkan dengan baik para generasi penerus bangsa untuk menjadi pelaku entrepreneur sendiri sejak muda. Salah satunya adalah dengan memberikan wadah bagi anak-anak untuk dapat berekspresi dan berkreasi. Jika sebelumnya Stella Maris memiliki Entrepreneur Day bagi seluruh siswa baik dari jenjang TK-SMA untuk menjadl tempat dimana seluruh siswa dapat memiliki pengalaman di dunla kewirausahaan, kini sebagai sekolah yang memiliki tagline School of Future Entrepreneurs -Stella Maris School meluncurkan program terobosan baru yaitu STEMA STARTUP. Dimana Stema Start~Up adalah sebuah kegiatan yang menjadi wadah kolaborasi antara siswa di jenjang SMA yang bertujuan untuk:

‘Melahirkan berbagai terobosan lewat karya kreatif dan lnovatif yang bermanfaat langsung bagi proses transformasi bangsa.
“Membangkitkan generasi yang lebih responsif dan lnovatif terhadap tantangan jaman di 7 area kehidupan,

yaitu: Art & Media, Business, Church & Religion, Development & Poverty, Education, Family & Health, Government & Law
Program Stema Startup ini diadakan pada hari Jumat, 25 Agustus – Sabtu, 26 Agustus 2017 yang berlokasi di Stella Maris School BSD. Kolaborasi antar siswa ini dibagi menjadi 9 – 12 kelompok besar yang berisikan masing-maslng 9 orang anggota, dimana mereka pun memilih sendiri kemampuan mereka yang dapat digunakan saat berkolaborasi apakah sebagal Hustler (project manager), Hipster (designer/perancang) atau Hacker (programmer). Selama 2 hari 1 malam ini siswa-siswi yang terbagi di kelompok-kelompok besar akan dibimbing oleh mentor-mentor yang juga merupakan pelaku dalam dunia startup maupun sebagai entrepreneur. Dan beberapa kelompok tersebut akan dipilih 3 juara besar sebagai kelompok yang memlliki hasil penilaian teninggi dengan kriteria penilaian: manfaat yang dapat dihasilkan bagi masyarakat, viabilitas dari ide yang diajukan, kemampuan presentasi, kekompakan dalam bekerjasama dalam tim, kesiapan dari produk/jasa yang ingin dipasarkan, dan ketelitian dalam proses reset. Kegiatan ini tidak hanya akan sekedar berhenti sampai di acara ini saja, kelompok yang memiliki produk/jasa yang menarik akan masuk ke dalam sistem inkubasi yang nantinya akan dipilih untuk dapat direalisasikan dengan mendapatkan dukungan baik dari investor maupun sekolah sendiri. Tujuannya adalah agar siswa di usia yang belia inl dilatih memiliki jlwa entrepreneurship yang nyata dan memiliki kesiapan sebagai future entrepreneurs yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani.

Baca juga :  Polres Indramayu Polda Jabar dan Polsek Lelea Kembali Membagikan Sembako Kepada Masyarakat

Stella Maris secara konsisten berkomitmen membangun Generasi Platinum untuk masa depan bangsa yang lebih baik Generasi yang tidak hanya terpaku pada aspek pendidikan akademik saja, tapi mereka juga turut serta menciptakan keseimbangan antara aspek pendidikan akademik dan non-akademik. membangun potensi-potensi yang ada dalam diri mereka.

Stella Maris juga menciptakan dan menumbuhkan karakter – karakter entrepreneur kepada para siswa/l sejak di usia dini seperti percaya diri, komunikatif dan berani untuk tampil di muka umum melalui berbagai performances yang ditampilkan. Stella Maris -School of Future Entrepreneur.

Tris

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru