oleh

Bappeda Makassar, Gelar Diskusi KPJU Bersama SEM Institute

SULSEL, KICAUNEWS. COM – Puluhan stakeholder usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mengadakan diskusi group terfokus pengembangan komoditi, produk, jenis usaha (KPJU) unggulan UMKM di ruang rapat Bappeda Makassar, Jumat (18/8).

Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari penelitian komoditas/produk/jenis usaha unggulan (KPJU) Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan Bank Indonesia Sulsel dan SEM Institute.

Kota Makassar adalah daerah pertama di Sulawesi Selatan yang melaksanakan survei kualitatif dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) tentang komoditas, produk dan jenis usaha unggulan berikut tantangannya dan akan menyusul kabupaten lain se-Sulawesi Selatan.

Diskusi grup terfokus ini dibuka langsung Kepala Bappeda Kota Makassar, Andi Hadijah Iriani dan dihadiri kepala-kepala bidang dalam lingkup Bapeda. Hadir pula perwakilan dinas koperasi dan UKM, dinas perdagangan, dinas kelautan, perikanan dan peternakan, Apindo, Asosiasi IUMKM Akumandiri, PLUT KUMKM dan perwakilan kecamatan se-kota Makassar.

Diskusi dipandu langsung Riksa Saifullah, peneliti SEM Institute, konsultan swasta nasional yang bergerak di bidang riset, pelatihan, konsultasi pemasaran, dan kebijakan strategis.

Kegiatan FGD ini  bertujuan untuk menggali informasi lebih dalam mengenai keberadaan UMKM unggulan di kota Makassar, antara lain aspek jumlah unit usaha, penyerapan tenaga kerja dari masyarakat sekitar, daya dukung wilayah sekitar dalam memasok bahan baku maupun pemasaran dan best practice UMKM.

Hasil riset Pengembangan KPJU Unggulan ini nantinya akan merekomendasikan prioritas-prioritas pembangunan perekonomian dan melakukan update UMKM yang potesial dan unggulan yang dilakukan setiap 5 tahun sekali. KPJU unggulan UMKM didefinisikan secara operasional oleh multistakeholder sebagai KPJU UMKM yang saat ini (eksisting) telah unggul dalam sejumlah kriteria tertentu dalam mencapai tujuan penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya saing, dan pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.(by/tris)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru