oleh

Walkout Dari Kepengurusan, Gema Kosgoro Tuding KNPI Banten Tak Berikan Perubahan

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Dengan memegang teguh landasan keputusan hasil pleno, Gerakan Mahasiswa (Gema) Kosgoro resmi Walkout dari badan kepengurusan Komite Nasional Indonesia (KNPI) dan tak ikut serta dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh KNPI Provinsi Banten.

Penarikan diri tersebut diikuti oleh setiap Gema Kosgoro, baik ditingkat Kota maupun tingkat Kabupaten se- Provinsi Banten. Keputusan ini telah disetujui oleh Dewan Pengurus Nasional (DPN) Gema Kosgoro.

Demikian hal ini disampaikan Ketua Harian DPP Gema Kosgoro Provinsi Banten, Hairil Anuar, dalam Preas Rilisnya, sebagimana diterima redaksi KICAUNEWS.com, Rabu (16/08) malam, di Tangerang Selatan.

“Gema Kosgoro Banten tarik diri dari setiap kegiatan KNPI Banten, karena KNPI Banten belum memberikan efek perubahan positif ditubuh KNPI Banten. Apalagi, saat ini sudah 100 hari telah dinahkodai oleh kepengurusan baru belum menunjukan perubahan yang signifikan.” kata Hairil Anuar.

Gema Kosgoro Banten, kata Anuar menambahkan, yakin tanpa bergabung di dalam KNPI Banten, Gema Kosgoro masih dapat mampu memberikan kontribusinya positifnya terhadap daerah Banten.

“Melihat dari sejarah terbentuknya KNPI Pusat, Gema Kosgoro juga memiliki andil dalam pendirian KNPI. Maka, bukan hal yang aneh bila Gema Kosgoro mampu memberikan perubahan terhadap daerah maupun negara.” tambah Anuar.

Selain itu, dalam Preas Rilisnya, Anuar juga menegaskan, dengan adanya UU No 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, dalam pasal 40 ayat 1, organisasi kepemudaan dibentuk oleh pemuda dan pada ayat 3 dijelaskan organisasi kepemudaan juga dapat dibentuk dalam ruang lingkup kepelajaran dan kemahasiswaan.

Selanjutnya, kata Anuar, pada ayat 4, organisasi kepemudaan berfungsi untuk mendukung kepentingan nasional, memberdayakan potensi, serta mengembangkan kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan.

“Bahwa Setiap organisasi dapat berkembang dan mendapatkan hak yang sama, tanpa ada keharusan atau kewajiban bergabung di KNPI dan Gema Kosgoro dapat lebih berkembang dibanding harus bergabung di KNPI.” tegas Anuar dalam Preas Rilisnya.

Baca juga :  Dalam Rangka Ops Ketupat Jaya 2019, Kapolsek Pondok Aren Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Malam Takbiran Idul Fitri 1440 H,

Dalam aturan tersebut, masih kata Anuar melanjutkan, menandakan bahwa Gema Kosgoro dapat berjalan sendiri tanpa harus masuk dalam tubuh kepengurusan KNPI. Sebelumnya diketahui, selama ini stigma di pemuda setiap organisasi pemuda harus dibawah koordinasi KNPI.

Dengan diputuskannya Gema Kosgoro Banten Walkout dari KNPI, maka Gema Kosgoro Banten, kata Anuar, berharap dapat terus berlomba-lomba dalam kebaikan dengan KNPI Banten, dan bisa membangun Banten dengan lebih baik lagi.

Ada pun terkait dana operasional yang akan diperoleh KNPI Banten, kata Anuar mengungkapkan, Gema Kosgoro Banten akan mengawasi tujuan penggunaan dan peruntukannya. Sebab, kata Anuar, baik Ketua Umum Kubu Ali Hanafiah, maupun Kubu Rano, adalah Ketua Umum yang berasal dari Partai.

“Ketua KNPI baik dari kubu KNPI Ali Hanafiah maupun KNPI dari kubu Rano berasal dari OPD dan partai, Kemungkinan terjadi penyalahgunaan jabatan dapat mungkin saja terjadi.” ungkap Anuar. (Editor, Redaksi kicaunewscom/Haji Merah).

Pengurus Gema Kosgoro Provinsi Banten.
Kanan, Hairil Anuar, Ketua Harian DPP Gema Kosgoro Provinsi Banten.
Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru