oleh

Banyak Silva, DPRD Kota Tangerang Soroti Kinerja Pemkot

KOTA TANGERANG, KICAUNEWS.COM –Dana Alokasi Khusus (DAK) sebanyak 4,5 Miliar Rupiah, dalam anggaran belanja daerah tahun anggaran 2017, tidak terserap oleh Pemerintah Kota Tangerang, dan menyisakan silva.

Sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) tersebut, DPRD Kota Tangerang rencananya akan mendorong jumlah silva itu agar bisa digunakan untuk segala program pemerintah yang bisa menunjang kebutuhan masyarakat, agar bisa terpenuhi.

Selain Dana Alokasi Khusus, pengendapan anggaran pada Badan Layanan Umum (BLUD) di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang, yang terjadi dari tahun 2015 sampai 2016, serta alokasi dana Corporation Social Responsibility juga menjadi sorotan dalam DPRD dalam Rapat Paripurna.

Kita soroti dana CSR, kemudian masalah Perusahaan Daerah (PD) Pasar, dan masalah BLUD di Rumah Sakit Kota Tangerang yang mengalami pengendapan anggaran dari tahun 2015 sampai 2016, agar bisa diperbaiki oleh Pemerintah Kota Tangerang.

Demikian hal ini disampaikan Suparmi, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang saat Jumpa Pers, Rabu (16/08) seusai Rapat Paripurna dan mendengarkan langsung Pidato Kepresidenan, di Gedung DPRD Kota Tangerang.

Suparmi, biasa dipanggil Ibu Parmi mengatakan, dalam Rapat Paripurna tersebut, DPRD Kota Tangerang, banyak menyoroti banyak hal, terutama masalah program Pemerintah Kota Tangerang.

Saat ini, kata Suparmi mengungkapkan, Pemerintah Pusat sudah mengeluarkan dana hibah untuk Perusahaan Daerah (PD) Pasar. Dana Hibah ini, kata Suparmi, akan didorong supaya PD Pasar di Kota Tangerang bisa dimanfaatkan.

“Kebetulankan PD Pasar juga sudah ada pengawasanya juga kan,” kata Suparmi.

Untuk masalah Badan Layanan Umum Daerah di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang yang terus mengalami pengendapan dari tahun ke tahun, Ketua DPRD Kota Tangerang, kami (DPRD) meminta kepada Pemerintah Kota Tangerang agar segera diperbaiki.

Baca juga :  Soroti Kinerja Pemkot, DPRD Kota Tangerang Ajukan Usulan di Paripurna

“Kami juga meminta agar segera di perbaiki. Karena kota Tangerang ini masih belum maksimal dalam pelayanan kesehatannya.” Suparmi.

Suparmi menerangkan, anggaran BLUD di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang, tidak terserap oleh pemerintah sebanyak 49 Miliar Rupiah. Padahal, kata Suparmi, anggaran BLUD bukanlah dana keuntungan.

Suparmi dalam jumpa persnya mempertanyakan, soal kenapa BLUD di rumah sakit kota Tangerang bisa mengalami silva dengan begitu besar.

“Silvanyakan sekitar 49 Miliar. Padahal kan BLUD itu bukan mencari keuntungan, kan BLUD itukan dana masyarakat untuk masyarakat, kenapa bisa menjadi Silva.” kata Suparmi, dalam jumpa persnya.

Sebagaimana diketahui, Rabu (16/08) DPRD Kota Tangerang bersama Pemerintah Kota Tangerang menggelar Raoat Paripurna.

Dalam Rapat Paripurna kali ini, DPRD bersama Pemerintah Kota Tangerang membahas mengenai RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2017. Pantauan Jurnalis di Lokasi, acara rapat tersebut, berlangsung sekitar pukul 09.03 wib. (Haji Merah/Redaksi kicaunewscom).

Jumpa Pers di Ruangan. Lt. 2. Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi dan Dua Wakil Ketua.
Ketua DPRD Kota Tangerang, Beserta Dua Wakil Ketua DPRD Foto Bersama Rombongan Paskibra.
Foto Bersama Fraksi di DPRD. Foto Istimewa
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru