oleh

Tak Hiraukan Rekam Jejak, LBH Keadilan dan TRUTH Soroti Bawaslu Banten

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Dua calon anggota Panwaslu Kota Tangerang Selatan, Ahmad Jajuli dan Muhamad Acep yang dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan oleh Bawaslu Provinsi Banten, disoroti Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan.

Berdasarkan catatan LBH Keadilan, Jajuli dan Acep pernah dijatuhi sanksi oleh DKPP pada 13 November 2015 lalu saat menjadi anggota Panwaslu Kota Tangerang Selatan. Acep dijatuhkan sanksi peringatan, sementara Jajuli dijatuhkan sanksi peringatan.

Wakil Koordinator Tangerang Public Transparency Watch, Aco Ardiansyah Andi Patingari menilai, Bawaslu Banten dalam melakukan proses seleksi, tidak memperhatikan rekam jejak para calon komisioner Panwaslu.

Dalam keterangan tertulisnya saat dihubungi Jurnalis KICAUNEWS.com, Senin (14/08) Aco menambahkan, surat keputusan DKPP sudah jelas menyatakan, Acep dan Jajuli telah melakukan pelanggaran atas pelayanan pengaduan masyarakat.

“Justru kami mencurigai ada permainan di pihak Panitia Seleksi, sampai hal-hal yang jelas seperti ini tidak diindahkan, padahal banyak peserta yang rekam jejaknya lebih baik dari pada orang-orang tersebut diatas.” tambah Aco.

Oleh karena itu, kata Aco, Tangerang Public Transparency Watch meminta kepada Bawaslu Provinsi Banten agar, dua nama yang dinyatakan lolos tersebut digugurkan.

“Kami merekomendasikan kepada Pansel Bawaslu Provinsi Banten, agar juga memperhatikan rekam jejak peserta, agar kekeliruan yg ada di Tangerang Selatan tidak terulang di Provinsi.” kata Aco.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, hal yang sama juga diungkapkan Abdul Hamim, Ketua Pengurus LBH Keadilan. Dia menuding Bawaslu Provinsi Banten dalam meloloskan Jajuli dan Acep, telah meremehkan putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu.

“Dalam putusan itu, Acep dan Jajuli dinyatakan telah melangar nilai dan prinsip dasar etika sebagai penyelenggara pemilu” kata Abdul Hamim. Dia juga mengungkapkan, Acep dan Jajuli saat menjabat menjadi Panwaslu Kota Tangerang Selatan telah mengabaikan banyak laporan pengaduan dari masyarakat.

Baca juga :  Baksos Berjamaah RW 02 Cipinang Muara

“karena mengabaikan dua dari lima laporan kelompok masyarakat saat Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan.” ungkap Abdul Hamim.

Sekedar informasi, Bawaslu Provinsi Banten, beberapa bulan lalu, telah resmi mengumumkan tiga calon Panwaslu Kota Tangerang Selayan yang lolos uji kelayakan dan kepatutan. Tiga nama tersebut, diantaranya adalah, Ahmad Jajuli, Muhamad Acep dan Aas Syatibi. (Haji Merah/redaksi kicaunewscom).

Facebook Comments
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru