oleh

LBH Keadilan: Dua Orang Panwaslu Tangsel, Tak Layak Lolos

TANGSEL, KICAUNEWS.COM Diloloskannya dua nama calon Panwaslu Kota Tangerang Selatan, Ahmad Jajuli dan Muhamad Acep oleh Bawaslu Provinsi Banten, mengundang pertanyaan publik.

Sebab, Bawaslu Provinsi Banten merupakan pihak yang diminta untuk mengawasi putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum.

Dengan lolosnya dua nama calon Panwaslu Kota Tangerang Selatan tersebut, Bawaslu Provinsi Banten telah meremehkan putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum atau DKPP.

Demikian hal ini disampaikan Ketua Pengurus Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan, Abdul Hamim Jauzie dalam keterangan tertulisnya, sebagaimana diterima Redaksi KICAUNEWS.com, Senin (14/08).

“Untuk Pemilu yang bermartabat, mensyaratkan Penyelenggara Pemilu yang bermoral dan berintegritas.” kata Abdul Hamim dalam keterangan tertulisnya, sebagaimana diterima Redaksi.

Karenanya, kata Abdul Hamim menegaskan, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan meminta agar Bawaslu Provinsi Banten segera menganulir putusannya, dan menggugurkan Acep dan Jajuli dari calon Panwaslu Tangerang Selatan.

“Muhamad Acep pernah dijatuhkan sanksi peringatan keras sementara Ahmad Jajuli dijatuhkan sanksi peringatan.” tegas Ketua Pengurus LBH Keadilan, Abdul Hamim dalam keterangan tertulisnya.

Dalam putusan itu, kata Abdul Hamim menambahkan, Acep dan Jajuli dinyatakan telah melangar nilai dan prinsip dasar etika sebagai penyelenggara pemilu.

“Acep dan Jajuli telah melanggar nilai dan etika, karena mengabaikan dua dari lima laporan kelompok masyarakat saat Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan,” tambah Abdul Hamim.

Diketahui, Bawaslu Provinsi Banten, (31/07) lalu, telah mengumumkan tiga nama calon Panwaslu Kota Tangerang Selatan yang lolos uji kelayakan dan kepatutan. Tiga nama itu diantaranya, Ahmad Jajuli, Muhamad Acep dan Aas Syatibi. (Redaksi kicaunewscom/Haji Merah).

Ilustrasi
Ilustrasi
Foto Ilustrasi
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru