oleh

Warga miskin di Pengandaran luput dari perhatian pemerintah

PANGANDARAN, KICAUNEWS. COM – Miris seorang warga miskin yang hidup sebatang kara ini luput dari perhatian PEMKAB Pangandaran .melihat kondisi bangunan rumahnya yang sangat memprihatinkan tersebut di pastikan warga ini masuk katagori warga miskin bahkan tinggal sebatang kara ( sendiri tanpa keluarga).dan dalam keadaan keterbasan  fisik.( cacat)

Menurut informasi dari warga setempat Bpk Karjo yang hidup sebatang kara ini sudah beberapa kali di laporkan ke Dinas Sosial ( DINSOS ) kab .Pangandaran namun jawabanya selalu sedang di proses di tunggu saja ” dan bangunan rumah yang sangat tidak layak huni dan jauh dari kata bersih dan sehat ini yang berdiri bukan di tanah milik Bpk Karjo lagi lagi menjadi alasan tidak segera ada penanganan dari PEMKAB. hal ini  di akui sendiri oleh Bapak Karjo Sutarjo, ketika di temui awak media rabu 9/8/17.

Entah lalai atau lamban intruksi Bupati beberapa bulan yang lalu saat memberikan Tunjangan serta intensif  kepada para kepala desa hingga RT/RW serta para kader agar melayanai masyarakat dengan sebaik baiknya melaporkan kepada Dinas terkait mengenai pengenbangan Kesejahteraan warga , keluarga yang kurang mampu ibu ibu hamil yang berisiko balita dengan gizi buruk , jompo dan rumah tidak layak huni bahkan Bupati Pangandaran H Jeje   Wiradinata menegaskan ” saya tidak akan segan segan untuk menarik kembali tunjangan dan intesif jika kenerja mereka tidak ada perubahan”

Untuk menjadi PANGANDARAN HEBAT  PEMKAB Pangandaran yang sedang gencar gencarnya membangun  infrastruktur  Jalan hingga Taman Kota di sana sini dengan anggaran yang tidak sedikit namun seorang warga yang tinggal di Dusun Kemplung Rt 03/ 06 Desa Karangbenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran luput dari perhatian Pemerintah itu sendiri.

Baca juga :  Guna Memutus Penyebaran Covid19, Jajaran Polsek Sukajadi Operasi Yustisi Bersama Tim Gugus Tugas Covid 19

( Eva lusita)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru