oleh

Aksi Bakar Lilin Oleh Solidaritas Masyarakat Papua Di Taman Imbi Kota Jayapura Provinsi Papua.

PAPUA,  KICAUNEWS. COM – Bertempat di Taman Imbi Distrik Jayapura Utara Kota Jayapura Provinsi Papua, telah berlangsung aksi pembakaran lilin For Deiyai Berdarah, yang dilakukan oleh Solidaritas Masyarakat Papua yang dikoordinatori oleh Abner Waine (Koorlap) serta dihadiri oleh Pendeta Jhon N.R Gobay (Ketua Dewan Adat Paniai) yang diikuti sekitar 30 orang. Senin malam sekitar jam 19.00 sampai dengan 21.45 Wita.

Nampak Spanduk yang digelar bertuliskan

“Solidaritas keadilan dan kebenaran di tanah Papua 1000 lilin, untuk Deiyai berdarah 1 Agustus 2017 duka atas kejadian penembakan oleh Brimob  terhadap warga di Deiyai Papua”.

Menurut imformasi yang berhasil di himpun, sekelompok massa yang mengatas namakan dari Solidaritas Masyarakat Papua, mulai berdatangan untuk mengikuti aksi pembakaran lilin For Deiyai Berdarah tersebut.

Dalam orasinha dan penyampaian di isi oleh Pdt. Jhon N.R Gobay (Ketua Dewan Adat Paniai) yang intinya

-Kami dari solidaritas masyarakat Papua dan kami malam ini datang kesini dalam rangka solidaritas kasus berdarah di Deiyai, karena kami yakin bahwa tuhan itu Adil dan kami ingin adanya keadilan di tanah Papua.

-Kami ingin tidak adanya lagi pembantai/kekerasan terhadap masyarakat di tanah Papua karena simbol pembakaran lilin tersebut sebagai bentuk perlawanan tanpa kekerasan kami dalam ketidak adilan ditanah Papua.

-Karena segala yang terjadi ditanah Papua harus segera diselesaikan dengan hukum yang adil, karena siapupun yang hidup di tanah Papua ini mempunyai hak untuk Hidup, untuk itu pembakaran lilin ini sebagai bentuk tanda kemanusiaan, karena mereka adalah saudara-saudara kami yang mempunyai hak untuk hidup dan kami juga harapkan agar kekerasan tidak kembali terulang lagi ditanah Papua.

– Kami ingin aksi kami ini agar didengar oleh bapak Presiden RI Joko Widodo, sehingga para oknum-oknum yang melakukan kekerasan dapat dihukum dengan proses hukum yang berlaku di Negara ini.

Baca juga :  Pengurus Yayasan Al Arsy Petukangan Utara adakan bukber dan santunan anak yatim

-Kami ikut merasakan apa yang mereka alami, sehingga kami ingin keadilan di tanah Papua dan kami ingin agar kejadian kekerasan yang ada di tanah Papua agar dapat dihentikan untuk kedamaian di tanah Papua.

-Jangan kita menangis diatas penderitaan mereka yang tertindas, karena kami percaya bahwa Tuhan itu adil, dan semoga Tuhan dapat melihat aksi kami ini, sehingga kasus ini dapat segera diselesaikan dan hentikan kekerasan atau penindasan di tanah Papua.

Selanjutnya Massa melakukan do,a untuk korban di Deiyai disertai dengan pembakaran lilin dan menyanyikan lagu Rohani, dan massa yang mengatas namakan Solidaritas Masyarakat Papua tersebut,membubarkan diri dengan tertib dan aman.(By/Tris)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru