oleh

Sambut Pemilu Serentak 2019, Direktur Poldagri Dorong Peran Perempuan Di Panggung Politik

PADANG, KICAUNEWS.COM — Pendidkan politik memiliki peran penting sebagai bagian dalam memperkuat konsolidasi demokrasi Indonesia.

Khusus bagi perempuan dimana pendidikan politik menjadi agenda penting untuk mendukung eksistensi perempuan dalam geliat politik di Indonesia.

Demikian dikatakan Direktur Politik Dalam Negeri Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Dr. Drs. Bahtiar Baharudin, M.Si dalam seminar yang bertajuk ‘Pendidikan Politik Bagi Perempuan dalam Memperkuat Peran Perempuan dalam Menyongsong Agenda Demokrasi Pemilu Serentak Tahun 2019’ di Hotel Basko Premier Kota Padang, Sumbar, Kamis (3/8).

Didepan Ratusan peserta yang terdiri dari perwakilan pengurus partai politik, organisasi kemasyarakatan perempuan, dan ormas keagamaan yang ada di Kota Padang, Bahtiar Mengatakan, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri melakukan kerjasama dengan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) sebagai mitra dalam memperkuat peran perempuan dalam politik, karena KPPI adalah lembaga yang terdiri dari perwakilan perempuan lintas partai politik.

“Termasuk dalam menempatkan posisi perempuan dalam proses pencalonan legislatif yang setara dengan kaum laki- laki sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pemilu yaitu 30 persen keterwakilan perempuan dalam pencalonan legislatif,” ujar Bahtiar

Dikatakan Bahtiar, acara digelar karena Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah memandatkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melakukan pendidikan politik.

Bahtiar mengatakan, keterwakilan perempuan dalam pencalonan Gubernur, Bupati dan Walikota selama ini masih sangat sedikit alias minim.

“Hal ini harus menjadi acuan kita dalam meningkatkan eksistensi perempuan dalam pencalonan kepala daerah dalam pilkada serentak tahun 2018,” imbuh birokrat asal Sulsel itu.

Dia juga mengajak masyarakat luas untuk mengenal para calon pemimpin yang tidak hanya memiliki kapasitas dan integritas sebagai tokoh. “Tapi juga memiliki visi negarawan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara, Perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumatera Barat, Kepala Sub-Direktorat Pendidikan Etika dan Budaya Politik Kemendagri, Cahyo Ariawan dan Narasumber lain yang dihadirkan adalah Ketua Umum KPPI Pusat dra. Dwi Septiawati dan akademisi dari Universitas Andalas, serta kepala bidang politik dalam negeri Badan Kesbangpol Provinsi Sumbar.

Sumber : Politik

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru