oleh

Dewan Tangsel Sebut Lapangan Sepakbola Jurtim Miliki Potensi Hasilkan PAD

TANGSEL, KICAUNEWS.COM — Lapangan sepakbola di kelurahan Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), merupakan salah satu aset yang kini dikuasai pemerintah daerah setempat. Namun begitu, keberadaan lapangan seluas kurang lebih 5000 meter tersebut, saat ini tak terurus lantaran belum dikelola secara maksimal.

Melihat kondisi lapangan yang tak terurus itu, Komisi III DPRD Kota Tangsel pun berupaya untuk mendorong agar setiap aset milik Pemkot Tangsel, seperti lapangan sepakbola Jurang Mangu Timur, harus mampu menjadi penyumbang Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota Tangsel.

Terlebih lagi saat ini Pemkot Tangsel bersama DPRD tengah membhas persiapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Murni 2018. Sehingga, semua aset yang berpotensi menghasilkan PAD, harus digali lagi.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tangsel, Amar mengatakan, lapangan Jurang Mangu Timur, jika dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah akan berpotensi untuk menghasilkan PAD. Hal ini lantaran lokasi lapangan tersebut sangat strategis lantaran berada diantara pemukiman elit dari salah satu pengembang besar dikawasan tersebut.

“Kami tengah mendorong bagaimana aset-aset kita ini menghasilklan PAD, seperti lapangan Jurang Mangu Timur ini, lapangan ini sangat berpotensi sebagai penghasil PAD,” kata Amar di Serpong, akhir pekan kemarin.

Amar mengatakan, hal itu dengan cara membuat lapangan tersebut  dijadikan sebagai wadah dan sarana berbagai kegiatan. Dimana, jika nantinya ada pihak swasta yang akan menyelenggarakan kegiatan, maka pihak swasta bisa menyewa lapangan tersebut.

“Kalau lapangan ini sudah disewakan maka ini akan jadi penghasilan juga, makanya kami juga mendorong agar dianggarkan untuk perbaikan setiap aset-aset yang tidak terurus ini,” ungkapnya.

Selain itu, Amar juga mengatakan, jika aset-aset yang tidak terurus itu diperbaiki, selain mendatangkan potensi PAD, juga bisa dipakai sebagai wadah kreatifitas warga yang berada di sekitarnya.

Baca juga :  Jika Tak Diperbaiki, Lapangan Sepakbola Jurtim Tinggal Menunggu Catatan Sejarah

“Aset kita ini juga bisa digunakan untuk fasilitas warga setempat, menjadi wadah untuk warga menggelar kegiatan positif. Sehingga dengan banyaknya kegiatan positif warga juga bisa jauh dari kegiatan yang negeatif,” paparnya.

Anggota Komisi III lainnya, Iwan Rahayu menjelaskan, Kota Tangsel yang lahannya tidak terlalu luas harus benar-benar bisa memaksimalkan setiap aset-aset yang ada untuk menjadi pemasukan daerah.

“Selama ini kita hanya sekedar mengandalkan pajak dan retribusi saja, hal ini tidak akan berjalan terus. Perlu ada terobosan baru untuk menambah PAD kita, makanya kami mendorong agar aset-aset kita ini diprogram sebagai lahan yang mampu menarik pihak swasta untuk menyelenggarakan event-event besar,” bebernya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel, Muhamad mengatakan, beberapa aset seperti lapangan sepakbola Jurang Mangu Timur itu, masuk kedalam daftar revitalisasi oleh Pemkot Tangsel. Namun, adanya rencana revitalisasi lapangan Jurang Mangu Timur, urung dilakukan lantaran adanya penolakan warga yang merasa khawatir jika lapangan tersebut diperbaiki, salah satunya akan terjadi banjir.

“Tahun lalu harusnya sudah dibetulkan, tapi waktu itu ada masyarakat yang menolak karena takut banjir. Makanya kami sangat menyayangkan kenapa masyarakat bisa menolak perbaikan lapangan,” ungkapnya. (Dra)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru