oleh

Cabut Insentif Guru Swasta, PGSRI Kota Tangerang Surati Walikota

KOTA TANGERANG, KICAUNEWS.COM – Pemerintah Kota Tangerang melalui UU No 23 Tahun 2014, sejak Januari 2017, resmi mengeluarkan kebijakan dengan mencabut insentif atau uang tunjangan bagi guru swasta pada tingkat SMK dan SMA di Kota Tangerang.

Menanggapi hal tersebut, Persatuan Guru Swasta Republik Indonesia (PGSRI) Kota Tangerang kecewa, dan geram dengan kebijakan tersebut. Namu.

Meskipun demikian, Koordinator Presidium PGSRI Kota Tangerang, Mulyadi Menerangkan, pihaknya telah mengirimkan surat audiensi dengan Walikota Tangerang, namun permohonan tersebut, belum mendapatkan tanggapan.

“Kita sudah sudah ngirim surat ke Walikota (Arief R Wismansyah) tapi belum ada balasan, pada tanggal 24 Juli 2017 lalu, tapi, belum ada balasan. Harapan kami, ya guru-guru bisa dibalikan lagi insentif yang dulu pernah di terima.” terang Mulyadi, kepada KICAUNEWS.com.

Mereka (PGSRI) menganggap, keputusan Pemerintah Kota Tangerang, yang menghapus insentif guru swasta pada tingkat SMK dan SMA, tidak tepat dan tidak berpihak, kepada para pengajar.

“Seharusnya sebelum dihapuskan Insentif guru, pemerintah dengan dewan (DPRD) mencari solusi, bagaimana agar, adanya UU baru (UU No 23/2014) tersebut tidak berdampak pada insentif.” kata Mulyadi menegaskan.

Menanggapi hal tersebut Sekertaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Amarno W Wiyono menambahkan, Komisi II akan segera mencarikan solusi, dan akan meyakinkan Walikota Tangerang agar buat Perda, dan Gurbernur juga membuat Pergub.

“Intinya begini, kita akan mencarikan solusi, sekarang ini kita akan meyakinkan pak Walikota bagaimana supaya mau, buat Perda tentang hal itu, kemudian pak Gubernur juga membuat Pergub, dan kita saat ini, gak punya celah untuk mengeluarkan insentif itu.” kata Amarno.

“Kalau ada satu celah saja ya kita kasih uang insentif itu.” kata Sekertaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Amarno. (Red. Haji Merah/Kicaunewscom).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru