oleh

Gong Sosialisasi Pembudayaan Kegemaran Membaca

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Cikarang Barat Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerja sama dengan Titisan Insan Cemerlang (TIC), Sanggar Kegiatan Belajar dan Komunitas Pegiat Literasi Kab bekasi menggelar Sosialisasi Pembudayaan Kegemaran Membaca melalui PAUD, Sekolah dan Komunitas dalam Rangka Meningkatkan Budaya Baca dan Indeks Literasi Masyarakat Kab bekasi Tahun 2017. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat (29/07/2017) dengan dihadiri oleh perwakilan komunitas dan guru penggerak/perintis Gerakan Literasi Sekolah berbagai jenjang dengan menghadirkan pemateri dari pihak perpustakaan nasional, TIC dan Pegiat Literasi Sanggar Alam Kita Sosialisasi yang dibuka oleh Drs. H. Adeng Hudaya, Ap.M.si selaku Camat Kec Setu. Bapak Camat sangat mengapresiasi kegiatan ini dan mendukung gerakan membaca dan juga mengajak semua masyarakat untuk memanfaatkan buku sebagai bahan bacaan yang efektif untuk mengimbangi medi internet, dan dengan penabuhan Gong oleh Bapak Camat di dampingi oleh para pemateri serta jajaran pemerintahan setempat acara sosialisasipun dilaksanakan.

Pemateri pertama dari Pejabat/ Widyaswara Perpustakaan Nasional, Ibu Dra. Indah wuryani selaku Pustakawan Madya. Beliau memaparkan bahwa latar belakang keberadaan perpustakaan adalah sesuai amanat UUD RI Tahun 1945 yaitu untuk mewujudkan tujuan nasional salah satunya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam UU No.43 tahun 2007 dikatakan bahwa dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat dan perlunya ditumbuhkan budaya gemar membaca melalui pengembangan dan pemberdayaan perpustakaan. Beliau juga menuturkan bahwa manfaat membaca selain untuk mengisi waktu luang dalam menikmati seni sastra/cerita, juga merupakan cara untuk mendalami suatu masalah dengan mempelajari suatu persoalan hingga dapat menambah pengetahuan yang berhubungan dengan peningkatan kecakapan dan menambah pengetahuan umum tentunya.
Masih menurut UU No. 43 Tahun 2007 pasal 48,49, 50 dan 51 dinyatakan bahwa pembudayaan kegemaran membaca dilakukan melalui keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat tentunya dengan dukungan penuh pemerintah setempat. Salah satu hal yang bisa dilakukan dalam lingkungan terkecil misalnya senantiasa mendekatkan anak dan anggota keluarga lainnya dengan buku misalnya dengan mengajak ke perpustakaan daerah, menceritakan kehidupan orang sukses di seluruh dunia yang berhasil karena membaca buku, dan selalu mengapresiasi anak-anak yang mau membaca buku. Ibu Indah menekankan bahwa paradigma masyarakat tentang perpustakaan sebagai gudang buku harus diubah menjadi rumah keluarga. Dengan ini diharapkan setiap keluarga di Indonesia dilengkapi dengan pojok baca.

Sosialisasi ini pun menghadirkan Pegiat Literasi dari TBM Sanggar Alam Kita Rian hamzah dengan materi Sosialisasikan bahan bacaan dengan seni budaya. Rian pun menegaskan bahwa budaya kegemaran membaca harus diikuti dengan berbagai kegiatan seni budaya.
Pemateri selanjutnya adalah dari Titisan Insan Cendekia (TIC) Bapak Dr. Tjahjo Suprayogo selain sebagai Dosen IPDN Kemendagri, aktivitas beliau lainnya adalah sebagai motivator minat baca Nasional, Pendiri dan pegiat Komuinitas Belajar dan Pengelola TBM.

Baca juga :  Yayasan Kreatif Indonesia Makmur

Kegiatan yang dipandu oleh Ibu Euis elok ini cukup menimbulkan respon positif dari semua yang hadir, materi yang disampaikan sangat berbobot dan berhasil membangun semangat untuk membumikan kegemaran membaca terutama di lingkungan terdekat. Sosialisasi ini sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan minat baca

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru