oleh

Kolaborasi Sakagoro Pamulang Dan DLH Tangsel, Jembatan Kali Angke Berubah Kinclong

TANGSEL, KICAUNEWS.COM — Bagi pengendara yang biasa melintas di atas jembatan kali Angke, Jalan Raya Siliwangi Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dipastikan tak lagi menemui atau melihat pemandangan kumuh yang ada di jembatan kali tersebut. Pasalnya, aksi vandalisme yang ada pada jembatan tersebut, menimbulkan kesan jika jembatan tersebut selama ini minim pemeliharaan.

Agar kesan minim pemeliharaan tersebut tak lagi melekat pada jembatan yang berumur puluhan tahun itu, puluhan penggiat lingkungan hidup yang tergabung dalam Sarekat Gotong Royong (Sakagoro) Pamulang, menggelar bakti sosial dengan mengadakan aksi bersih-bersih diatas jembatan tersebut. Sedikitnya, ada 150 orang anggota Sakagoro Pamulang bersama puluhan personil Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel terlibat aksi bersih-bersih tersebut.

Hasilnya? Jembatan yang sebelumnya terlihat kusam itu pun, dalam sekejap berubah dan didominasi warna putih lantaran di cat ulang oleh anggota Sakagoro Pamulang dan DLH Tangsel.

Arif Afwan Taufani, motor penggerak Sakagoro Pamulang mengatakan aksi bersih-bersih tersebut merupakan realisasi terhadap adanya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup di Kota Tangsel.

“Alhamdulillah, kita juga didukung dinas lingkungan hidup (DLH) Tangsel untuk melakukan aksi bersih-bersih disini. Ini juga bentuk dukungan kami atas perda lingkungan hidup yang ada di Tangsel,” katanya menjelaskan kepada wartawan, hari ini.

Ditanya kenapa jembatan kali Angke yang dijadikan aksi bakti sosial oleh Sakagoro Pamulang, Topan, begitu pria ini disapa menyebutkan bahwa lokasi tersebut merupakan salah satu aset pemerintah daerah yang kerapihannya harus dijaga bersama.

“Agar tidak lagi terlihat kumuh, maka lokasi jembatan ini yang kita jadikan spot kegiatan bakti sosial, apalagi ini aset pemerintah daerah,” ungkapnya seraya menerangkan pihaknya juga dibantu oleh pihak Kelurahan Benda Baru, Pamulang.

Baca juga :  Peringati Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag Tangsel gelar Goes Bersama

Dilokasi yang sama, Kepala Bidang Persampahan pada DLH Kota Tangsel Yepi Suherman menambahkan, soal pemeliharaan yang ada pada aset pemerintah daerah, semua masyarakat harus ikut aktif terlibat dalam hal pemeliharaannya. Hal ini, agar terjadi kolaborasi yang baik antara pemerintah dengan masyarakat.

“Salah satunya pemeliharaan yang melibatkan masyarakat dalam membersihkan jembatan ini, kita ingin masyarakat juga terlibat aktif. Karena dalam pemeliharaan, pemerintah tak bisa sendiri melakukan pengawasan dan pemeliharaan, perlu peran masayarakat juga,” tandasnya. (Dra)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru