oleh

17 April 2019, Ayo Memilih Untuk Indonesia

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — KPU telah menyepakati pemungutan suara akan dilangsungkan pada 17 April 2019. Dengan demikian, Agustus 2017 ini, tahapan pemilu sudah harus dimulai.

“Dalam suatu rapat kita sudah bersepakat pemungutan suara sudah akan dilaksanakan kalau saya tidak lupa pada 17 April 2019. Itu artinya, Agustus 2017 kita harus mulai,” kata Ketua KPU Arief Budiman, di kantor KPU, Jakarta,

Setelah disahkan DPR dan pemerintah, UU Pemilu akan diformalkan dengan dicatat pada lembaran negara. Baru kemudian secara resmi menjadi undang-undang dan dapat digunakan.

Arief berharap proses itu cepat selesai. Sebab, jika dihitung sesuai hari kerja, waktu yang tersisa bagi KPU hanya satu minggu lagi. “Kami berharap dalam waktu satu minggu itu bisa diselesaikan semua,” ujar Arief.

Arief mengatakan, KPU juga tidak bisa langsung mengeksekusi UU Pemilu walaupun sudah menjadi UU. Sebab, beberapa pasal di UU tersebut harus dibuat turunan aturannya dalam bentuk Peraturan KPU.

Dalam membuat Peraturan KPU, harus melalui konsultasi di DPR melalui rapat dengan pendapat. Sebab, hasil putusan uji materi Mahkamah Konstitusi Pasal 9 huruf a Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada hanya menghapus frasa mengikat.

“Jadi konsultasi tetap harus dilakukan, tetapi risalah, kesimpulan, keputusan di dalam rapat konsultasi, itu terserah KPU nanti menindaklanjuti bagaimana,” ujar Arief.

Arief mengatakan, jika tahapan pemilu molor dari waktu yang ditentukan, yakni 20 bulan sebelum pemungutan suara, bisa saja hal tersebut dipersoalkan di kemudian hari.

“Bahwa nanti ada yang mempersoalkan, ya silahkan saja. Memang punya potensi dipersoalkan. Undang-Undang perintahkan 20 bulan, sementara 20 bulan kita belum tentu sudah siap running lho,” kata Arief

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru