oleh

Pamulang Semakin Padat, Banyak Warga Tak Punya KTP Tangsel

TANGSEL, KICAUNEWS.COM –Kondisi geografis Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berdekatan dengan ibu kota Jakarta, diyakini menjadi magnet bagi pendatang berbagai daerah untuk mengadu nasib di kota hasil pemekaran ini. Terutama pasca Idul Fitri yang baru saja berlalu.

Kondisi tersebut, diyakini banyak para pendatang belum mengantongi identitas diri seperti KTP elektronik dan sebagainya. Agar para penduduk non permanen ini tertib administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tangsel pun mulai menyatroni rumah-rumah kontrakan dan kostan, tempat para pendatang itu bertempat tinggal.

Kepala Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk pada Disdukcapil Kota Tangsel, Heru Sudarmanto mengatakan bahwa dari hasil pendataan penduduk musiman itu, diketahui masih banyak ditemukan penghuni kontrakan yang belum memiliki KTP Elektronik Kota Tangsel.

“Pendataan penduduk ini dilakukan untuk mengetahui data warga non permanen di Kota Tangsel. Nantinya, warga non permanen ini akan diberikan kartu identitas khusus dari Disdukcapil yang menerangkan mereka sebagai warga non permanen yang menetap di Tangsel,” kata Heru usai melakukan pendataan warga Kelurahan Pamulang Barat, Kamis (27/7/2017)

Walaupun warga pendatang tersebut tidak memiliki KTP Tangsel, pihaknya tidak memaksa warga dari luar Tangsel ini mengurus KTP Tangsel. Meski begitu, Heru bilang, jika mengacu pada aturan administrasi kependudukan, maka warga luar yang menetap lebih dari setahun sudah diwajibkan mengurus dokumen kependudukan.

“Kita hanya imbau warga kontrakan untuk mengurus KTP Tangsel. Karena dengan mengurus KTP sini, maka akan banyak fasilitas pelayanan publik yang bisa didapatkan masyarakat. Nanti mereka masuk data warga non permanen yang kita buatkan semacam surat keterangan. Ini juga pendataan untuk mengetahui jumlah pertambahan penduduk setelah Idul Fitri,” bebernya.

Baca juga :  Personel Kepolisian Sektor Lakbok Polres Ciamis Melakukan Monitoring Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Sementara Camat Pamulang, Deden Juardi yang turut serta dalam pendataan warga pendatang itu mengatakan, selama ini Pamulang menjadi salah satu daerah terpadat di Kota Tangsel. Khususnya kelurahan Pamulang Barat yang banyak ditemukan rumah kontrakan.

“Banyak masyarakat dari berbagai daerah yang mengadu nasib ke kota, salah satunya Kota Tangsel. Maka itu, pendataan penduduk menjadi kewajiban pemerintah daerah. Karena dikhawatirkan setelah pulang kampung masyarakat membawa tambahan orang. Ini penting dilakukan untuk mengantisipasi bertambahnya pengangguran,” ujarnya. (Dra)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru