oleh

KNPI Sepakat, HTI Harus Dibubarkan 

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Rencana pemerintah pusat yang hendak menertibkan ormas radikal seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), mendapatkan banyak dukungan. Tidak hanya Nahdhatul Ulama (NU), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kamis (27/07) mendukung langkah pemerintah untuk membubarkan HTI.

Ketua Umum DPP KNPI. Muhammad Rifai Darus

Paham, haluan dan ideologi yang diusung dan yang menjadi asas HTI secara gamblang jelas menolak ideologi Pancasila. Melalui Perppu No.2 Tahun 2017, pemerintah dengan tegas melarang paham yang berpotensi mengancam ideologi negara Pancasila dan tidak sejalan dengan UUD’45.

Demikian hal ini disampaikan Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Rifau Darus, dalam keterangan tertulisnya sebagaimana diterima Redaksi KICAUNEWS.com, Kamis (27/07) malam.

“Dalam sejarahnya, pemerintah juga pernah membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI). Begitu pun dengan paham dan haluan komunisme di Indonesia. Hal ini telah dituangkan melalui TAP MPRS No 25 Tahun 1966 tentang larangan menyebarkan atau menjadikan paham komunisme sebagai asas organisasi apapun.” kata Rifai Darus yang biasa disapa MRD.

Lebih lanjut, dalam keterangan tertulisnya, Rifai menjelaskan, bangsa ini harus belajar dan berkaca dari sejarah, di masa orde baru, tidak hanya paham komunisme saja yang dibekukan, tetapi juga masyarakat kelas bawah yang sekedar partisan atau bahkan tidak mengetahui apa-apa juga diberlakukan secara represif.

“Jangan sampai, pemberlakuan perppu ini, menjadi legitimasi atau alat politik pemerintah untuk menerapkan kembali politik represif ala Orde Baru yang juga melibas hak asasi manusia.” kata Rifai.

Tak hanya itu, Rifai juga menegaskan, energi perubahan sosial, politik yang digelorakan mahasiswa melalui gerakan reformasi 98 merupakan tonggak demokrasi pembaharuan yang merupakan anti-tesa terhadap kebijakan Orde Baru.

“Kita semua rasanya juga tidak ingin haluan politik kenegaraan kita kembali ke zaman Orde Baru.” kata Rifai.

Baca juga :  Pembubaran HTI, Pengamat: Langkah Pemerintah Tidak Tepat

Ringkasnya, Rifai menambahkan, kita telah bersepakat bahwa Pancasila merupakan basis ideologi final.

“Tetapi kita juga bisa berdialog, memberi pemahaman, penjelasan, meyakinkan dan merangkul mereka untuk menerima kenyataan sejarah, kemajemukan, dan konsepsi kebangsaan dan kenegaraan kita.” kata Rifai. (Editor/Kicaunewscom).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru