oleh

IPKI Ajak Komponen Bangsa Jaga Pancasila, Sebagai Ideologi Negara

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Ketua Umum Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) Prof. DR. M H Matondang menilai, Pancasila memiliki arti penting yang tidak dimiliki oleh negara lain, oleh sebab itu, Matondang berpesan agar seluruh elemen bangsa dan negara dapat menjaga dan melindungi Pancasila.

Sebagai organisasi yang konsisten memperjuangkan Pancasila, kata Matondang menjelaskan, IPKI akan terus konsisten memperjuangkan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.

Pancasila, dinilai Matondang, memiliki nilai-nilai penting dalam menciptakan kerukunan dan persatuan diatas perbedaan bangsa Indonesia. Selain itu, masih kata Matondang menjelaskan, Pancasila juga dapat digunakan sebagai dasar kebangsaan oleh masyarakat Indonesia yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara.

“Perkembangan politik sekarang ini selalu terjadi perpecahan. Kesenjangan juga makin lebar antara miskin dan kaya, padahal di Pembukaan UUD 1945, cita-cita bangsa kita adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Matondang di sela sela persiapan acara Musyawarah Nasional IPKI yang akan digelar di Jakarta 28 Juli 2017.

Matondang menegaskan, saat ini sering ada permasalahan yang timbul, karena telah berkembang pikiran dan sikap dari sekelompok orang yang menyatakan bahwa yang berbeda agama, suku dan berbeda keyakinan adalah musuh.

“Saya nyatakan hal tersebut adalah salah, karena sudah merupakan berkah bagi kita menjadi beraneka ragam dalam satu kesatuan NKRI,” tegas Matondang.

“Saya harap dengan adanya tanggungjawab kebangsaan yang baik dapat memperkuat pembangunan bangsa dan negara Indonesia secara komprehensif, merata, dan kooperatif sehingga harmonis dan keselarasan sebagai bagian dari pembangunan,” kata Matondang.

Selain itu, Matondang merasa prihatin aras maraknya organisasi masyarakat yang kerap menyuarakan anti pancasila, kata Matindang, sudah lama dikomunikasikan dengan MPR. Ormas yang bertentangan dengan Pancasila harus mendapatkan terapi khusus.

Baca juga :  Enam Desa di Kecamatan Kebasen Banyumas Adakan Pelantikan BPD Periode 2020-2026

“Khusus mengenai persyaratan organisasi, yang nyata-nyata bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI, tentu harus ada terapi khusus,” kata Matondang.

Semua partai-partai politik sekarang ini, kata Matondang melanjutkan, sibuk dengan gayanya masing-masing. Banyak juga kelompok-kelompok yang mengaku pancasilais namun ternyata “Bermain” di Area Abu-abu.

“Ada kelompok yang Pancasilais tetapi ternyata abu-abu. Intinya kami IPKI, ingin membantu Pemerintah mempertahankan Pancasila,” pungkasnya. (Haji Merah/Ed. Kicaunewscom)

Foto Istimewa
Mantodang
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru