oleh

[Feature] Menjual Suling dan Lestarikan Budaya Sunda

KABUPATEN BOGOR, KICAUNEWS.COM – Melestarikan kebudayaan, memang bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya seperti yang dilakukan Fandi (56) warga Desa Pabuaran Kemang Kabupaten Bogor yang membuat dan  berkeliling menaiki sepeda memasarkan Suling Sunda.

Fandi menuturkan, selain suling, ia juga bisa membuat alat-alat tradisional lain seperti angklung, calung dan gasing. Ditanyai perihal penghasilannya Fandi tidak bisa menjawab rinci mengenai pendapatannya.

“Engga menentu dapet berapanya, malah pernah pulang engga bawa uang” tutur Fandi.

Meski demikian Fandi tetap bersyukur bisa usaha sendiri tanpa harus ngamen atau meminta-minta, Ia juga senang karena telah ikut melestarikan kebudayaan dengan caranya sendiri.

Yang unik dari Fandi, Ia tak segan mengajarkan calon pembelinya cara memainkan suling, “Kasian kalo beli ga bisa main” Kata Fandi.

Selain mencari nafkah dengan menjual suling, ia juga mengaku senang telah
Mengenalkan anak-anak kecil pada alat-alat tradisional.

Berbeda dengan Fandi fenomena pelestarian budaya yang salah kaprah kini kian marak.

Seperti yang kita ketahui bersama, belakangan ini marak pengamen-pengamen kesenian tradisonal beberapa contoh seperti kuda lumping dan Ondel-ondel.

Alih-alih melestarikan budaya, yang terlihat malah Eksploitasi kesenian secara komersil dan sangat merendahkan seni budaya itu sendiri. (Ikbal/Kicaunewscom).

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru