oleh

Jika Tak Diperbaiki, Lapangan Sepakbola Jurtim Tinggal Menunggu Catatan Sejarah

TANGSEL, KICAUNEWS.COM — Nasib lapangan sepakbola di Kelurahan Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kini semakin memprihatinkan. Pasalnya, lapangan dengan luas kurang lebih 5000 meter tersebut, kini menjadi tempat pembuangan puing maupun tanah yang diduga berasal dari bangunan-bangunan rumah yang dibongkar.

Sehingga, lapangan yang pada awal dekade 2010 silam itu selalu menjadi primadona masyarakat sekitar dengan berbagai open turnamen sepakbola dan kegiatan penting lainnya yang dilakukan warga Kelurahan Jurang Mangu Timur ini, kini nyaris hanya menyisakan catatan sejarah saja.

Padahal, aset yang ada pada lapangan tersebut, kini dikuasai oleh Pemkot Tangsel. Akan tetapi, nasib lapangan tersebut tak pernah tersentuh tangan-tangan terampil dalam hal pemeliharaannya.

Kondisi lapangan sepakbola yang semakin memprihatinkan itu, membuat keprihatinan warga. Karena, warga menilai saat ini hanya lapangan tersebut yang tersisa dan dapat digunakan untuk berbagai kegiatan.

Seperti Diungkapkan Abdul Karim (43), dirinya merasa prihatin dengan kondisi lapangan sepakbola yang ada di wilayah Jurang Mangu Timur itu lantaran rusak dan tak terurus.

“Kalau dibilang prihatin, siapapun yang pernah berkecimpung dilapangan ini pasti merasa prihatin dengan kondisi lapangan yang ada seperti sekarang ini. Sayang kalau kondisi tersebut terus dibiarkan,” kata pria yang kini menjabat sebagai Ketua RT 02/04 Kelurahan setempat, Selasa (25/7/2017).

Abdul Karim bilang, potensi yang dimiliki warga Jurang Mangu Timur dibidang sepakbola, diakuinya tidak kalah dengan wilayah-wilayah lain yang ada di Tangsel. Namun, akibat buruknya lapangan warga, terutama anak-anak dan remaja kini terpaksa meninggalkan olahraga sepakbola akibat rusaknya lapangan yang ada diwilayahnya.

“Dulu sempat ada sekolah sepakbola yang diadakan remaja disini, tapi karena lapangannya sering banjir, akhirnya berhenti. Hingga saat ini sudah tidak ada aktifitas bola lagi,” tuturnya.

Baca juga :  Tiga Pilar Kelurahan Cikoko Lakukan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Abdul Karim mengaku, upaya untuk melakukan perbaikan terhadap lapangan tersebut bukan tidak pernah dilakukan oleh warga. Melalui rapat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) ditingkat kelurahan hingga kecamatan yang digelar setiap tahunnya itu, upaya perbaikan terhadap lapangan selalu diusulkan.

“Setiap tahun kami usulkan, dari tahun 2014 sampai 2016 usulan revitalisasi lapangan selalu kami ajukan. Tetapi hasilnya selalu buntu,” ungkapnya.

Dia juga bilang, soal rusaknya lapangan Jurang Mangu Timur itu, pihak pemkot pun sudah mengetahui. Bahkan pada saat Safari Pembangunan yang berlangsung di kantor kelurahan tersebut, Walikota Airin Rachmi Diany pun sempat meminta agar lapangan sepakbola segera diperbaiki.

“Dalam safari pembangunan, Walikota Tangsel (Airin Rachmi Diany) sudah menganjurkan untuk perbaikan lapangan, tahun 2015 di Kelurahan Jurang Mangu Timur,” tandasnya.

Sementara itu, Lurah Jurang Mangu Timur Hendra Gunawan mengatakan, persoalan rusaknya lapangan sepakbola yang berada disamping kantor kelurahannya itu, juga pernah diusulkan agar segera diperbaiki. Apalagi, Hendra menganggap lapangan tersebut juga berfungsi sebagai salah satu resapan air untuk mencegah terjadinya banjir.

“Kita bersama warga juga sudah mengajukan, kita juga berharap perbaikan segera dilakukan karena lapangan ini juga berfungsi sebagai resapan banjir. Untuk itu, kita tetap berusaha perbaikan dilakukan secepatnya,” ujarnya. (Dra)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru