oleh

PAN Tak Seirama Dengan Pemerintah, Ini Permintaan Golkar Pada Jokowi

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Tak seiramanya koalisi partai politik pendukung pemerintah, di sidang Paripurna, (20/07) kemarin dalam memutuskan RUU Pemilu menjadi Undang-Undang (UU), membuat politisi kawakan Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily angkat bicara.

Pria kelahiran Pandeglang Banten ini mengatakan, Partai Golkar merasa tidak nyaman dengan manuver Partai Amanat Nasional (PAN) disidang Paripurna, menurut Ace hal itu tak perlu terjadi. Baca Juga. https://kicaunews.com/2017/04/28/kemendes-galakan-produl-unggulan-di-pandeglang/

“Jujur harus kami katakan bahwa kami merasa tidak nyaman. Tapi, tentu kami tidak bisa mengintervensi kebijakan masing-masing parpol,” kata TB Ace, Sabtu (22/07) setelah mengikuti diskusi Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu di Jakarta.

Selain itu, Anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU Pemilu ini lebih lanjut berharap, untuk kedepannya Partai-partai yang berada di Koalisi pemerintah memiliki kesadaran yang sama, agar agenda-agenda pemerintah Presiden Jokowi bisa terwujud dengan demokrasi yang efektif.

Selain itu Ace juga meminta kepada Parpol pendukung pemerintah untuk saling berdiskusi dahulu sebelum mengambil sikap yang bersebrangan.

Dengan begitu, Ace menambahkan, segala perbedaan seperti yang telah dilakukan PAN bisa dicarikan jalan tengahnya. “Harapan kami, semua parpol pendukung pemerintah itu satu arah, satu gerak, satu langkah,” kata Tb. Ace.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, dalam pengambilan keputusan RUU Pemilu di Rapat Paripurna dua hari lalu, PAN berbeda pandangan, dan Walk Out dalam sidang.

Ketidak sepahaman PAN sebagai Parpol koalisi pemerintah, dalam RUU Pemilu, terletak di ambang batas calon presiden yang mengharuskan 20-25 persen kursi di DPR (Presidential Threshold).

Selain itu, RUU Pemilu, dalam setiap kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah, PAN selalu mengambil sikap berbeda dengan Parpol koalisi pendukung pemerintah. Dari mulai pembahasan Perppu Ormas No 2 Tahun 2017 sampai di Pilkada DKI Jakarta yang digelar 2017 kemarin.

Baca juga :  AIM GELAR CAPACITY BUILDING

Menanggapi tudingan tersebut, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan beberapa hari lalu mengatakan, PAN tidak bersebrangan dengan pemerintah. Tapi kata Zulkifli PAN hanya mengkritisi keputusan pemerintah.

“Di luar itu, PAN tetap berkomitmen untuk berada di barisan partai koalisi pemerintah.” kata Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Akibat dari “Mbalelo”nya PAN dalam setiap kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah, isu Reshuffle kabinet juga kembali memanas, bahkan PAN dianggap telah keluar dari koalisi Pemerintahan Jokowi, namun hal itu belum terbukti secara kuat.

Menanggapi hal tersebut, Tb Ace menyarankan agar, Presiden Jokowi bisa menilai kerja masing-masing Parpol yang masuk dalam koalisi pemerintah.

“Kami serahkan sepenuhnya pada Presiden Joko Widodo terkait sikap terhadap partai yang berbeda dengan pemerintah. Kami, dari Golkar, pasti akan mendukung kebijakan itu,” kata Tb Ace yang akrab dipanggil ka haji Ace. (Deni/TEMPO/Editor Kicaunewscom).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru