oleh

Bersama Ribuan Umat, Doakan Tatang Jadi Gubernur Jawa Barat

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Presiden Majelis Dzikir RI 1 Dzikir Habib Salim Jindan Baharun, ST. SH, menilai saat ini masyarakat kurang merespon dengan adanya acara seperti majelis dzikir sebagai corong ukhuwah, padahal hal itu sifatnya silaturahmi.

Apalagi Acara tersebut untuk menyatukan seluruh anak bangsa antara pemimpin dan masyarakat. Habib juga sangat menyangkan, banyaknya peminpin di Negeri ini tidak dapat hadir. Padahal kehadirannya untuk  meningkatkan ukuwah Islamiyah.

“Maka dengan hadirnya Mayjen (Purn) Tatang di acara ini semoga menjadi pemimpin Gubernur Jawa Barat yang amanah, dan semoga diberi kemudahan dan kelancaran dalam mengikuti Pilkada Jawa Barat yang akan datang,” kata Habib Salim, Sabtu (22/07) dalam pengajian akbar di Jalan Moh Kahfi 1 No 45, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Figur seorang Tatang Zaenudin, kata Habib Salim, sangat cocok untuk wilayah Jawa Barat. Dengan sikapnya yang tegas, berani dan memiliki khas murah senyum, kata Habib, telah menjawab berbagai tantangan hidup yang tidak lepas dari ukhuwah iman dan islam.

“Jadilah pemimpin yang bersahaja, merangkul dan tidak memilih strata,” kata Habib Salim dalam pengajian.

Pria kelahiran Cianjur Jawa Barat ini, terpanggil untuk Jabar 1 tahun 2018 mendatang. Sosok Tatang dari sebagaian warga Jawa Barat memang tidak sepopuler Dedi Mizwar maupun Ridwan Kamil, namun dirinya yakin warga Jabar dapat melihat dan mendengar dengan jeli siapa pemimpin yang terbaik untuk Jabar nanti.

Habib mengatakan, mencari figur seorang pemimpin saat ini sangatlah sulit yang memenuhi kriteria sesuai apa yang dicantumkan dalam Visi dan Misi Istana Dzikir RI 1. Karena pemimpin harus berlaku amanah jujur, Adil dan Beradab bagi kesejahteraan seluruh Rakyat  Indonesia berdasarkan ketuhanan yang maha esa.

Baca juga :  Eratkan Silaturahmi, Relawan Indonesia Jokowi, Bagikan 400 Paket Sembako Pada Warga

“Untuk itu Insalloh ada di jiwa dan karakter kepribadian Mayjen (purn) Tatang Zaenudin, untuk Jawa Barat yang lebih baik. Maka dengan mengucapkan, Bismillah mudah mudahan beliau dikabulkan untuk menjadi pemimpin Jawa Barat,” ungkapnya.

Sementara itu, Mayjen (Purn) Tatang Zaenudin menilai, bahwa dia ulama adalah doa terbaik dan dirinya meyakini bisa menjaga amanah tersebut.

“Alhamdulillah pada siang hari ini kita bisa berkumpul  di Majelis ini, mohon doa restu dari para hadirin bahwa saya akan maju sebagai Calon Gubernur Jawa Barat yang akan datang,” jelas Tatang.

Tatang menjelaskan, tujuan dirinya maju sebagai Gubernur Jawa Barat, hanya ingin melihat rakyat sejahtera dan dirinya siap menjadi Panglima Allah untuk menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Selain itu, Tatang juga bertekad akan menjadikan Indonesia menjadi negara yang besar demi kesejahteraan rakyatnya.

“Majlis Dzikir seperti ini seharusnya Pemerintah yang memfasilitasi, bukan anak bangsa, agar pemerintah selalu ingat kepada Allah SWT, juga dekat dengan rakyatnya,” jelas Tatang. (HM/Rls. Redaksi Kicaunews.com).

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru