banner 728x250

Ketum Golkar Jadi Tersangka, JK, Agung Laksono dan Idrus Angkat Bicara

  • Bagikan
Ketua DPR Berstatus Tersangka Dalam Kasus E-KTP. Setya Novanto.
banner 468x60

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Dalam menyikapi penetapan status tersangka oleh KPK kepada Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto dalam kasus E-KTP. Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono meminta kepada seluruh kader partai untuk tetap tenang dan tetap menunggu hasil dari proses hukum.

“Saya sampaikan kepada teman-teman di internal partai untuk bersikap tenang jangan panik, partai harus tetap berjalan. Kita menjunjung tinggi proses hukum, kita serahkan sebagaimana mestinya kepada proses hukum,” kata Agung Laksono di Jakarta.

ARTIKEL LAINNYA :

Mantan Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol ini, lebih lanjut juga menegaskan agar, momentum ini tidak digunakan pihak-pihak tertentu di dalam internal Golkar untuk memuaskan kehendak hatinya, seperti ingin merebut posisi ketua DPR atau kursi Ketua Umum Golkar.

“Mari kita hormati hukum. Kalau belum waktunya jangan dipaksa suruh turun. Kita harus menganut asas praduga tak bersalah,” tegas Agung.

Agung mengingatkan, posisi hukum lebih tinggi dibandingkan proses politik. Selama proses hukum belum final, kata Agung, maka proses politik tidak boleh mendahului. “Di atas etika politik itu ada hukum, jangan dibalik. Apa gunanya pengadilan,” kata Agung.

Senada dengan Agung, Sekjen DPP Partai Golkar, Idrus Marham menjelaskan, dalam merespon dan menyikapi persoalan tersebut, DPP Partai Golkar, akan melakukan tiga langkah, diantaranya langkah organisasi, hukum dan politik.

“Ketiga langkah tersebut adalah langkah organisasi, langkah hukum, dan langkah politik,” kata Idrus di Jakarta. Langkah organisasi, kata Idrus menjelaskan, meliputi DPP akan menggelar rapat konsolidasi secara mendadak, dan memutuskan tiga langkah tersebut.

Untuk langkah pertama, kata Idrus, DPP Partai Golkar, ingin segera mengambil alih langkah sementara, agar DPP PG tetap solid. “PG juga harus meyakinkan publik, bahwa status tersangka yang ditetapkan kepada Novanto tidak mempengaruhi organisasi PG. Kepemimpinan di PG tetap efektif dan sesuai sistem,” kata Idrus.

Baca juga :  Kapolsek Lelea Bersama Muspika Bagikan Masker Kewarga

Langkah kedua, masih kata Idrus, adalah langkah hukum. Menurut Idrus, DPP PG masih menunggu surat keputusan KPK yang menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka. Usai menerima surat keputusan resmi, tambah Idrus, DPP Partai Golkar, akan melakukan langkah hukum lanjutan, apakah prapradilan atau langkah hukum lainnya.

Selain itu, Idrus juga menjelaskan, DPP Partai Golkar akan memastikan bahwa status tersangka terhadap Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto tidak mempengaruhi Partai Golkar dalam koalisi partai politik pendukung Pemerintah. Posisi tersebut, menurut Idrus, Partai Golkar sebagai pendukung Joko Widodo sebagai calon presiden pada Pemilu 2019, yang telah diputuskan dalam Rapimnas adalah tetap.

Senada dengan Idrus, di tempat terpisah, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga menilai, Golkar akan menghormati proses hukum. Kasus yang menimpa Setnov kata JK, merupakan konsekuensi, apa yang terjadi pada Ketua Umum itu hal yang biasa.

Jusuf Kalla menegaskan Pemerintah akan mendukung segala proses hukum yang harus dilewati Setnov untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya apabila memang terbukti bersalah.

“Jadi hanya konsekuensi saja ini, maka pemerintah mendukung segala proses hukum, Itu urusan Golkar lah,” kata Wakil Presiden, Jusuf Kalla.

Sekedar informasi, KPK menetapkan Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (KTP-E) tahun 2011-2012 di Kementerian Dalam Negeri.

Ketua Umum Partai Golkar ini, diduga telah merugikan negara sekurang-kurangnya Rp2,3 triliun dari nilai paket pengadan. KPK dalam penyelidikannya telah menemukan bukti bahwa peran Setnov dalam korupsi KTP-E telah dimulai sejak perencanaan dengan menyalah gunakan kedudukannya sebagai anggota DPR RI Fraksi Golkar 2009-2014. (ANTARA/Kicaunews.com/Haji Merah).

Print Friendly, PDF & Email
ARTIKEL YANG DISARANKAN :
Bagikan :
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *