oleh

Kisruh PPDB di Kota Tangerang di Abaikan, Rapat Pansus LPJ Berjalan Tertutup

KOTA TANGERANG, KICAUNEWS.COM – Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Tangerang sebagaimana telah diatur dalam Permendikbud No 17 Tahun 2017, masih belum mendapatkan titik terang dan masih buntu dari solusi.  DPRD Kota Tangerang, Senin (17/07), rencananya akan kembali menindak lanjuti soal tersebut.

Pantauan Jurnalis KICAUNEWS.com di lokasi, Rencana rapat tersebut, tidak dilakukan dan sebagaimana disampaikan oleh salah satu pegawai di DPRD, rapat tindak lanjut tersebut, tidak masuk dalam agenda. “Hari ini agendanya Pansus LPJ, untuk PPDB tidak ada,” kata salah satu pegawai di DPRD Kota Tangerang, senin (17/07) di lantai 2.

Kepada Jurnalis KICAUNEWS.com, di lokasi, dia menjelaskan, saat ini DPRD Kota Tangerang akan Rapat untuk  membahas Pansus Laporan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun 2016. Saat Jurnalis hendak meliput kegiatan tersebut, Rapat Pansus LPJ itu berlangsung tertutup. Adapun rapat Pansus itu digelar di Ruang Paripurna Lantai 3, di Gedung DPRD Kota Tangerang.

Jurnalis Kicaunews.com, yang berada di Ruangan Paripurna DPRD Kota Tangerang, yang hendak meliput kegiatan tersebut disuruh keluar. “Mas ini tertutup mas, nanti aja ngeliputnya,” kata salah satu pegawai di DPRD Kota Tangerang, senin (17/07). Kembali pada soal rancuhnya sistem PPDB yang rancuh dan kisruh di Kota Tangerang.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Hearing atau Rapat Dengar Pendapat DPRD Kota Tangerang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sudah berjalan selama dua kali. Alhasil, dalam pertemuan tersebut, sama sekali belum mendapatkan solusi untuk permasalah PPDB. Baik DPRD maupun Dinas terkait, malah saling tuding dan saling lempar bola, soal kisruhnya PPDB di Kota Tangerang.

Berita Terkait : https://kicaunews.com/2017/07/14/fraksi-gerindra-dan-ketua-dprd-kota-tangerang-sepakat-permendikbud-172017-tidak-diterapkan/

Lengkapnya : https://kicaunews.com/2017/07/14/sekolah-smpn-di-kota-tangerang-masih-kurang-permendikbud-172017-belum-layak-diterapkan/

Versi Ketua DPRD Kota Tangerang, sebagaimana disampailan Suparmi dari Fraksi PDIP, kisruh PPDB di Kota Tangerang yang terjadi itu, disebabkan karena Dinaa Pendidikan, dalam menerapkan Permendikbud No 17 Tahun 2017, sama sekali tidak melakukan koordinasi yang baik dengan institusi terkait (DPRD).

Baca juga :  Pembangunan GOR di RW 06 Pondok Bahar Disoal Warga

Suparmi menilai, aturan Menteri Pendidikan tersebut belum layak diterapkan di Kota Tangerang. Sebab kata Suparmi, pemerataan sekolah di Kota Tangerang, masih belum maksimal dilakukan.

Berdasarkan hasil data yang himpun oleh KICAUNEWS.com dalam pemberitaan sebelumnya, jumlah sekolah di Kota Tangerang, sebanyak 32 Sekolah ditingkat SMPN, yang terdiri dari 104 Kelurahan dan 13 Kecamatan.

Sementara secara spesifik, aturan dalam Permendikbud No 17 Tahun 2017, lebih memprioritaskan sistem zonasi (Wilayah). Namun meskipun demikian, Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi menjelaskan, Permendikbud No 17 Tahun 2017, tidak kita tolak, tapi kita berikan masukan, dan untuk di Kota Tangerang, beluk tepat diterapkan. “Pemerataan sekolah di Kota Tangerang, belum diterapkan semua, disetiap kelurahan,” kata Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi, dari Fraksi PDI-P, beberapa hari lalu.

Sempat Kisruh

Hasil hearing yang dilakukan selama dua kali ini, sama sekali belum mendapatkan titik terang, meskipun DPRD Kota Tangerang, pada Hearing pertama telah memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Abduh Suharman. Selang beberapa hari, DPRD Kota Tangerang pun kembali memanggil Dinas terkait dan memanggil semua kepala sekolah untuk melakukan dialog dengan DPRD.

Sekertaris Fraksi Gerinda Kota Tangerang, Turidi Susanto menilai, sistem PPDB Tahun 2017, merupakan catatan terburuk untuk tahun ini, terutama bagi potret pendidikan di Kota Tangerang. “Untuk tahun ini, sistem PPDB di Kota Tangerang, merupakan catatan paling buruk, sebab gara-agara aturan Pemerintah Pusat, dan tidak libatkannya Komisi II oleh Dinas terkait ketika ingin menetapkan aturan dalam Permendikbud tersebut,” jelas Turidi Susanto.

Sampai berita ini diturunkan, soal kisruh PPDB yang rencananya akan ditindak lanjuti, dan janji DPRD Kota Tangerang yang ingin menindak lanjuti hal tersebut, tidak dilakukan alias Bohong. Sekedar informasi, meneruskan pernyataan Ketua DPRD Kota Tangerang, Suparmi, Rapat soal PPDB yang kisruh rencananya akan dilakukan hari ini. (Haji Merah/Kicaunews.com).

Baca juga :  Peduli covid-19, Keluarga Besar Sjam Aska Palae Bagikan Takjil Secara Gratis

Informasi Ralat
Tulisan ini sudah diedit, dan dilengkapi dengan data yang ada, sebelumnya KICAUNEWS.com, dalam segi penulisannya mengalami banyak typo. Atas hal tersebut, kepada pembaca setia KICAUNEWS.com, kami mohon maaf.

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru