oleh

Benarkah Melonjaknya Resrtibusi Wisata Pangandaran Karena di gantinya Petugas Tolgate???

PANGANDARAN,  KICAUNEWS. COM – Di langsir dari pemberitaan di salah satu media di Pangandaran terkait kebocoran tiket wisata Kabupaten Pangandaran yang menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan  Drs. H. Undang Sohbarudin melalui Sekdis Pariwisata Yayat Kiswayat mengatakan ” TIDAK SATU RUPIAHPUN KEBOCORAN TIKET MENGALIR KE DINAS” .hingga berbuntut pada di lakukanya pergantian atau perubahan petugas jaga pintu masuk objek wisata /tolgate   oleh Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, dari informasi yang di himpun media kami dari beberapa pengunjung wisata mengatakan bahwa kejadian pembelian tiket yang tidak logis

Sudah lama terjadi bahkan menurut salah satu pengunjung asal Pangandaran yang pernah berwisata ke Pantai Batu Karas pada tgl 21 mei 2017 mengungkapkan bahwa dirinya bersama 5 orang temanya dengan  mengendarai sepeda motor hanya di beri satu tiket padahal jumlah uang yang di bayarkan  untuk 5 tiket, namun karena merasa ada yang tidak logis si pengunjung yang tidak bersedia di sebutkan namanya ini sepulang dari pantai menanyakan hal tersebut kepada petugas pintu masuk wisata pantai batu karas dengan menanyakan ” kenapa saya bayar 5 tiket kok cuma di kasih satu?, petugas tidak banyak menjawab hanya memberi tiket 2 lembar lagi, jadi menurut saya adanya stikmen kebocoran bisa saja terjadi karena antrian yang panjang dan petugas kewalahan memberi tiket itu bukan alasan yang tepat , karena itu terjadi saat wisata tidak terlalu ramai dan jika kondisi ramai dan di rasa kurang petugasnya kenapa tidak di tambah, kan banyak tenaga sukwan di pangandaran.  ungkapnya.

Sementara itu para petugas yang berjaga di pintu masuk wisata/tolgate seolah menjadi kambing hitam atas kebocoran tiket masuk wisata tersebut , hingga berujung pemberhentian kerja , padahal dalam pantauan kami di lapangangan dinas terkait juga ikut memantau pengunjung wisata, bahkan pada hari minggu tgl 7 mei 2017 lalu kami sempat mengabadikan saat dinas terkait sedang memantau di pintu masuk wisata pantai batu karas , namun  karena mungkin merasa kegiatanya janggal  saat kami foto dinas terkait sempat melupakan fungsi kontrol kami sebagai media yang di lindungi oleh pasal 18 ayat 1 UU pers NO 40 THN 1999 . Salah satu di antara mereka bahkan sempat bicara dengan nada keras dan sempat mencabut kontak mobil milik rekan kami, dan karena situasi di rasa kurang pas untuk menyelesaikan masalah kami pun meninggalkan mereka dan kami katakan bahwa kami akan mempertanggung jawabkan foto tersebut , hingga berita ini di turun kan kami pihak media telah berupaya untuk meluruskan kejadian tersebut namun pihaknya seperti enggan menanggapi.

Baca juga :  Opcikon Polsek Pagedangan, Ungkap 30 Butir Obat Berjenis Koplo

Sementara itu Bupati Pangandaran Jeje mengatakan setelah penanganan tiket wisata di ambil langsung oleh tim  satuan tugas khusus , pendapatan restribusi wisata di beberapa objek wisata di Pangandaran melonjak drastis . ”setidaknya lebih dari 3 bulan ‘ orang kita ‘ saya tugaskan untuk mempelajari kelemahan tolgate” terang Jeje .

Terkait hal tersebut tentunya semua Mayarakat  sama sama mengawasi permasalahan yang menyangkut kebocoran tiket,hal itu di buktikan dengan berbagai komentar masyarakat setelah postingan berita kebocoran tiket menyebar di medsos benarkah saat ini melonjaknya restribusi wisata karena  di gantinya tenaga sukwan dengan tim khusus atau dinas yang sekarang di tugaskan khusus dalam pokok dan fungsinya untuk mengembangkan Pariwisata dan tidak ada lagi pemandangan seperti yang ada dalam dokumentasi foto kami ( awak media).  untuk langkah kedepan untuk penanganan  kebocoran  tiket masuk tersebut supaya lebih bisa di benahi agar PAD Pangandaran lebih meningkat dengan maksimal pengeluaran tiket sesuai dengan pengunjung yang masuk , dan jangan sampai ada pihak yang lebih di rugikan Pemerintah di harapkan mampu melakukan pembenahan secara bijak.

Kicaunews.com

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru