oleh

Ricuh PPDB, Hearing DPRD Kota Tangerang Belum Dapatkan Solusi

KOTA TANGERANG, KICAUNEWS.COM – Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Tangerang yang diatur dalam Permendikbud No 17 Tahun 2017 masih belum layak diterapkan. Sebab pemerataan sekolah di Kota Tangerang, masih belum semua diterapkan di setiap kelurahan, sebagaimana yang telah diatur dalam Permendikbud No 17 Tahun 2017, yang memprioritaskan sistem zonasi.

Demikian hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi, Rabu (12/07) usai menggelar Hearing dengan Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah SMPN Se-Kota Tangerang, di depan pintu masuk Gedung DPRD Kota Tangerang. “Kalau untuk di kota Tangerang sendiri belum, karena pemertaan sekolah di kota Tangerang, belum semuanya dilakukan di setiap kelurahan, jadi solusi itu yang kita cari” kata Suparmi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sistem PPDB di Kota Tangerang yang telah diatur dalam Permendikbud No 17 Tahun 2017, dengan mengutamakan sistem zonasi, banyak mengalami permasalahan, terutama di Kota Tangerang.

Didampingi Ketua Fraksi PDI-P, Agus Setiawan, Ketua DPRD Kota Tangerang, Suparmi, menjelaskan, pihaknya (DPRD) akan kembali menggelar pertemuan dengan pemerintah Kota Tangerang untuk memperjelas sistem PPDB di Kota Tangerang tersebut.

“Kita sepakat bahwa PPDB di Kota Tangerang ini, bersih tidak apa apa, semua merasa sama, kalau sistem ini berjalan, kita berjanji, 50 anggota dewan, akan mengkaji data itu dan langsung turun ke sekolahan,” kata Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi, usai menggelar Hearing di ruang Paripurna Lt.3 Gedung DPRD Kota Tangerang

Senada dengan Suparmi, di tempat terpisah, Sekertaris Komisi II DPRD Kota Tangerang, Amarno W Wiyono menambahkan, DPRD Kota Tangerang akan memastikan dan akan segera melakukan kroscek ke setiap sekolah. “Langkah jangka pendek kita, kita akan kroscek kesetiap sekolahan, apakah sistem ini sudah sesuai.” kata Amarno.

Baca juga :  Kapolri : Ini Jaringan Pelaku Teror Bom di Kampung Melayu

Amarno juga menjelaskan, Dinas Pendidikan, ketika ingin mengimplementasikan Permendikbud No 17 Tahun 2017 tidak melakukan koordinasi dengan DPRD Kota Tangerang. “Ketika tidak koordinasi dengan kita, kamikan enggak bisa bantu sosialisasi, sehingga masyarakat tidak tahu, hingga akhirnya seperti ini.” tambah Amarno.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi atau pun tanggapan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abduh Suharman. Sebagaimana disampaikan Ketua DPRD Kota Tangerang, Suparmi, dalam Hearing dengan Dinas Pendidikan, Kepala Dinas terkait, tidak menghadiri Hearing tersebut.

“Kita juga mengkritisi, kenapa kepala dinasnya gak hadir, jadi rapat itu inisiasi kita (DPRD). Jadi kita sebenarnya juga mengundang pak sekda, tapi gak hadir, jadi nanti kita akan lanjutkan rapatnya hari senin.” kata Ketua DPRD Kota Tangerang, Suparmi. (Haji Merah/Group Kicau).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru