oleh

Pembahasan RUU Pemilu, Mendagri : Kami Utamakan Musyawarah Bukan Bargain Politik

JAKARTA,KICAUNEWS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa pembahasan RUU Pemilu dilakukan bersama Pantia Khusus (Pansus) dengan mengedepankan semangat musyawarah, bukan ‘bargain’ politik.

Tjahjo menegaskan kembali hal tersebut , karena belum lama ini dikabarkan kalau upaya pemerintah menaikan dana parpol menjadi Rp 1.000 per suara memiliki kaitan dengan pembahasan RUU Pemilu.

“Kami mengedepankan mengutamakan musyawarah bukan bargain politik. Jadi rencana menaikan dana parpol itu tidak ada hubungannya dengan pembahasan RUU Pemilu. Jangan dinilai itu dalam rangka bargain, tudak benar itu ,” kata Tjahjo dalam pesan singkatnya yang diterima Wartawan Kemendagri, Minggu sore ini.

Menurut dia, kenaikan dana parpol ini sudah menjadi kewajaran. Hal ini karena sudah cukup lama, yaitu mulai tahun 1999, partai hanya mendapatkan Rp 108 rupiah per suara.

Mendagri juga minta semua pihak berfikir positif soal kenaikan dana parpol ini. Alasannya, semua proses politik pemilihan Presiden, DPR, DPRD dan kepala daerah melalui mekanisme partai sehingga tak ada lagi dugaan korupsi. “Kalau ada yang masih korupsi ini masalahnya ada pada oknum,” tambah dia.

Bantuan parpol juga, kata Tjahjo sebenarnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Di berbagai negara, parpol juga mendapat bantuan penuh dari negara, dengan kontrol yang ketat penggunaannya.

Sumber : suaramerdeka.com

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru