oleh

Hearing DPRD Kota Tangerang Soal PPDB di Demo Warga.

KOTA TANGERANG, KICAUNEWS.COM –Rencana DPRD Kota Tangerang untuk kembali menggelar Hearing dengan Dinas Pendidikan dan kepala sekolah se-Kota Tangerang, berlangsung di demo puluhan warga. Puluhan warga yang melakukan aksi di depan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang ini, kecewa dengan kebijakan Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, dan DPRD Kota Tangerang dinilai abai dalam menganulir kebijakan Pendidikan di Kota Tangerang.

Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Tangerang Raya, Ayip Adam dalam orasinya menilai, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah tidak bisa memberikan kebijakan yang pro kepada rakyat. “Walikota harus diganti karena tidak bisa memberikan kebijakan pro kepada rakyatnya, dan sangat malu jika Walikota dalam audiensinya tidak bisa memberikan solusi atau ucapan yang baik untuk rakyatnya,” kata Aktivis HMI Cabang Tangeranh Raya, Ayip Adam, Rabu (12/07) dalam orasinya di depan Gedung Puspem Kota Tangerang.

Aksi massa yang dilakukan oleh puluhan warga ini, berlangsung bersi tegang. Pantauan Group Kicau di Lokasi, aksi massa ini dimulai sekitar pukul 10.00 wib.

Sekedar Informasi, saat ini Hearning DPRD dengan Dinas Pendidikan yang melibatkan kepala sekolah Se-Kota Tangerang, saat ini sedang berlangsung. Massa aksi pun masuk ke dalam Gedung DPRD Kota Tangerang. Pantauan Group Kicau, saat Ketua DPRD Kota Tangerang, Suparmi dari Fraksi PDI-P keluar dari ruangan, sempat terjadi cekcok adu mulut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Hearing DPRD, dengan Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Senin (10/07) kemarin, belum mendapatkan solusi, terkait rancuhnya sistem PPDB di Kota Tangerang. Saat ini Hearing DPRD dengan Dinas Pendidikan di Kota Tangerang yang melibatkan semua kepala sekolah se-Kota Tangerang merupakan kegiatan yang kedua kalinya. Sampai berita ini diturunkan, Hearing DPRD dengan Dinas Pendidikan yang melibatkan kepala sekolah se-Kota Tangerang, masih berlangsung. (Haji Merah/Group Kicau).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru