oleh

Sambangi Redaksi Media Bisnis.com, Wakil Ketua BPK Bahas Dana Desa

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terus bangun komunikasi kesejumlah kantor berita dalam menyatukan persepsi dalam menyajikan informasi yang akurat dan akuntabel dimana media massa merupakan partner strategis dalam bersama-sama mengawal peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.

Setelah Ketua BPK bersama Rombongan bertandang ke Media Group Tempo belum lama ini, kini Rombongan BPK yang dipimpin Wakil Ketua BPK Prof. DR. Bahrullah Akbar ke kantor redaksi Media bisnis.com dimana dalam kunjungan tersebut membahas dan sharing terkait isu-isu nasional salah satunya soal Dana Desa.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua BPK Prof. DR. Bahrullah Akbar menjelaskan, penggunaan dana desa relatif belum banyak tersentuh tangan lembaga auditor negara tersebut. Padahal tanpa kontrol dari BPK, pengelolaan dana desa bakal lebih riskan dan rawan diselewengkan.

“Dimana ada anggaran dari negara seharusnya diaudit BPK. Khusus dana desa kami sedang mencari formulasinya,” kata Bahrullah seperti diberitakan Bisnis.com dikantor redaksi pada Senin (10/7/2017).

Lebih lanjut Bahrullah mengatakan, Adapun selama ini audit BPK masih terpusat ke anggaran dana desa atau ADD yang dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD dimana Nilai ADD adalah 10% dari total APBD atau sekitar Rp80 triliun, Sedangkan jumlah dana desa tahun ini sekitar Rp. 60 triliun yang langsung dari pusat.

Tidak hanya itu, lanjut Bahrullah mebuturkan,Pengawasan terhadap pengelolaan dana desa sangat penting, pasalnya BPK menengarai potensi penyelewengannya cukup tinggi. Di samping itu, berdasarkan pengalaman audit anggaran dana desa yang berasal dari APBD, banyak kepala daerah yang ditahan lantaran menyelewengkan dana tersebut.

“Isu-isu seperti ini yang akan kami fokuskan, karena dana desa merupakan salah satu kebijakan dari sisi fiskal untuk menggenjot pembangunan daerah, karenanya patut dijaga,” jelasnya.

Sumber : Bisnis.com

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru