oleh

Tak Cukup Kantongi Izin Pertambangan, Ansel Sultra Desak DPRD Dan Kadis Pertambangan Serta Kadis Kehutanan Sultra Periksa PT Singaraja

SULTRA, KICAUNEWS.COM — Sulawesi Tengara adalah salah satu provinsi yang kaya akan sumber daya alam (SDA), salah satunya adalah hasil pertambangan yang harus di kelola oleh perusahaan atau badan yang di dalamnya telah di atur berbagai macam peraturan perundang – undangan.

Tapi sayang, melimpahnya SDA yang ada di Sultra hanya menguntungkan sebagaian pihak saja. Pasalnya, banyak perusahaan Tambang yang mengambil kekayaan Alam tidak banyak yang mengantongi izin yang lengkap dalam menjalankan bisnisnya.

Banyaknya perusahaan illegal yang melakukan aktivitas penambangan di Sultra semakin jelas membuat sederetan noda dalam Program NAWA CITA. Dimana Pemerintah pusat sedang gencar-gencarnya menjalankan NAWACITA malah ternodai oleh Kurang tegasnya pemerintah daerah dalam menindak perusahaan-perusahaan nakal.

Dalam mendukung dan Mengkawal NAWACITA, Aliansi Pemerhati Pembangunan dan Lingkungan Sultra melakukan aksi didepan gedung DPRD Sultra dalam menyuarakan aspirasinya.

“Kami akan mendesak pimpinan DPRD Provinsi Sultra dan Kadis Pertambangan serta Kadis Kehutanan Pemprov Sultra untuk memanggil Bos PT. Singaraja yang diduga dalam melakukan aktivitasnya tak lengkap mengantongi izin,” kata koordinator Lapangan David dalam keterangan rilis Yang diterima redaksi KICAUNEWS.com pada rabu (5/7/2017)

Tidak hanya itu, dalam orasinya, David membeberkan banyak peraturan yang dilanggar PT Singaraja, seperti peraturan pemerintah Nomor 1 Tahun 2014 tentang perubahan kedua atas peraturan pemerintah nomor 23 Tahun 2010 tentang pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan mineral dan batu bara, juga surat edaran Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 01 E/30/DJB/2014 Tentang persyaratan untuk mendapatkan pengakuan ET – PRODUK Pertambangan.

“PT Singaraja jelas menyalahi aturan, dan kami tidak mau keindahan alam kami rusak akibat perusahaan yang hanya mencari keuntungan tidak memerhatikan dampak lingkungan,” tegas david.

Untuk itu, lanjut David Mengatakan, kami akan terus mendesak pemerintah sampai PT Singaraja ditertibkan. “Kami Ansel Sultra akan terus bergerak dan turun kejalan sampai masalah ini benar-benar tuntas,” haraonya.

“Kami meminta Kadis Pertambangan Untuk tegas kepada perusahaan Yang nakal karena ini jelas menodai NAWACITA,” tambahnya.

Dia menambahkan, hari kami mendatangi Kantor Dinas pertambangan Dan kalau belum tuntas kami Akan kembali Turun aksi me DPRD Dan Dinas Kehutanan Provinsi Sultra.(Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terbaru