oleh

MATA INDERA DAN KELEMAHANNYA MENURUT iMAM AL-GHAZALI

KICAUNEWS.COM — Manusia dianugerahi dua mata atau penglihatan sehingga ia dapat melihat kenyataan atau menyaksikan hakikat segala sesuatu. Ynang pertama adalah mata lahiriah atau indera. Yang kedua, mata batin atau mata hati, yang bersifat ruhaniah. Kedua mata itulah yang dipergunakan manusia untuk melihat cahaya, baik cahaya yang tampak maupun tidak tampak. Imam al-Ghazali mengatakan bahwa mata indrawi memiliki 7 kelemahan. Ia dapat melihat benda-benda lain di luar dirinya, tetapi tidak dapat melihat dirinya sendiri. Ia juga tidak dapat melihat sesuatu yang letaknya amat jauh atau pun yang terlalu dekat, atau benda-benda yang berada di balik selubung. Ia hanya dapat melihat permukaan sesuatu dan bukan bagian dalam sesuatu. Ia hanya dapat melihat sebagian dari yang maujud saja dan bukan keseluruhannya. Sesuatu yang terbatas saja dan bukan sesuatu yang tak terbatas. Banyak kesalahan dilakukan oleh mata indera pada waktu melihat, sehingga sesuatu yang besar tampak kecil dalam penglihatannya, sesuatu yang jauh tampak dekat, sesuatu yang diam tampak bergerak, dan sesuatu yang bergerak tampak diam. Inilah tujuh macam kelemahan atau kekurangan yang tak terlepas dari mata indra.

(Imam al-Ghazali dalam Kitab Misykat al-Anwar). Karena itu kita mmelenlengkapi penglihatan kita dengan penglihatan batin yang disebut Mata Hati. Mata hati ada kalanya disebut akal (`aql) dan ruh.

Sumber : FB Prof Abdul Hadi

( A Widhy )

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru