oleh

Kembangkan Sistem E-audit, BPK Sosialisasi Peluncuran WBS dan PPG

JAKARTA, KICAUNEWS.COM — Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan integritas Di Tubuh lembaga, Badan Pemeriksa Keuangan BPK RI Terus melakukan langkah-langkah untuk mencapai tujuan tersebut.

Salah satunya dengan terobosan sosialisasi dan peluncuran aplikasi Whistle Blowing System (WBS) dan Program Pengendalian Gratifikasi (PPG), pada hari Senin (19/06), di Auditorium Kantor Pusat BPK Jakarta.

Dimana Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Moermahadi Soerja Djanegara yang membuka langsung acara serta Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua BPK, Bahrullah Akbar, Anggota V BPK Isma Yatun, dan Anggota VI BPK Harry Azhar Azis serta para pejabat eselon I, eselon II, dan eselon III di lingkungan BPK baik dari BPK Pusat maupun BPK Perwakilan.

Dalam sambutannya, Ketua BPK Mengatakan, WBS ini merupakan sistem aplikasi yang disediakan oleh BPK. “bagi yang mempunyai informasi dan ingin melaporkan tentang adanya dugaan perbuatan yang melanggar peraturan perundang-undangan, melanggar standar, melanggar kode etik, dan melanggar kebijakan yang terjadi di lingkungan BPK,” Ungkap Ketua BPK dalam sambutannya.

Hal senada juga disampaikan Wakil ketua BPK Bahrullah Akbar, Hal ini penting, untuk meningkatkan dan menumbuh kembangkan semangat auditor BPK untuk saling mengingatkan pentingnya integritas dan profesionalisme kerja menjaga harta negara.

Dijelaskannya, Aplikasi ini WBS dan PPG berbasis IT merupakan sub pengembangan E Audit di BPK, WBS dan PPG merupakan revitalisasi dan perbaikan dari peraturan yang sudah ada, yaitu; Keputusan Sekjen BPK Nomor: 507/K/X-XIII.2/12/2011 yang mengatur pelaporan pelanggaran (Whistleblowing), mekanisme penyampaian pengaduan, penanganan pengaduan, perlindungan dan pemberian penghargaan kepada whistleblower.

“Tidak hanya itu, penjelasan atas status pengaduan, juga tertuang dalam Keputusan Sekjen BPK Nomor: 305a/K/X-XIII.2/7/2014 tentang Program Pengendalian Gratifikasi pada Pelaksana Badan Pemeriksa Keuangan,” jelasnya.

Sementara itu, Dalam laporannya, Inspektur Utama BPK, Mahendro Sumardjo mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan sosialisasi WBS ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada seluruh pelaksana BPK sehingga dapat dimanfaatkan di lingkungan kerja masing-masing.

sumber: www.bpk.go.id

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru