oleh

Menjelang Idul Fitri, Harga Daging Stabil, HMB: Pemeritah Harus Tetap Waspada

KOTA TANGERANG, KICAUNEWS.COM – Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha memastikan stok daging menjelang lebaran cukup dan harga daging di pasar juga akan stabil sesuai dengan yang diharapkan, berdasarkan data yang disebutkan Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha, Minggu ( 18/06) di Hotel Aryaduta Karawaci kota Tangerang Banten.

Ketersediaan daging untuk tahun ini sebanyak 125 ribu ton, sementara tingkat kebutuhan konsumen hanya 650 ton, melihat jumlah ini, stok daging menjelang idul fitri dinilai surplus, yang ingin dipastikan dalam sidak ini, adalah daging siap potong ke Rumah Potong Hewan itu cukup dan lancar, sehingga tidak ada gangguan sampai ke pasar.

Demikian hal ini disampaikan ketua Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha, Syarkawi Rauf, Minggu (18/06) saat dimintai keterangan oleh Jurnalis di Rumah Potong Hewan Karawaci kota Tangerang, Banten.

Kepada Jurnalis, Syarkawi menjelaskan, Informasi dari Rumah Potong Hewan, pasokan dari fitloter itu lancar, dan pasokan dari Rumah Potong ke konsumen pun lancar. “Maka tidak ada alasan kenaikan untuk di konsumen. Stok daging di RPH aman sampai H-2 sebelum lebaran,” kata Syarkawi.

Menanggapi hal tersebut, ditempat terpisah, Wakil Sekertaris Umum Himpunan Mahasiswa Banten, Robi Ahdiyat menilai, meskipun pemerintah telah menetapkan stok daging dalam keadaan aman dan harga akan tetap stabil secara nasional, namun pemerintah harus tetap waspada dan terus melakukan pemantauan.

“Perlu adanya pengawalan yang ketat dari pemerintahan, selain itu pemerintah daerah juga perlu melakukan pengawalan yang ketat, sebab hawatir ada permainan distributor nakal, yang akan memainkan harga di pasar.” kata Robi, Senin (19/06) saat dihubungi Jurnalis Group Kicau lewat pesan WhatApps.

Selain itu, Robi juga menegakan, agar pihak kepolisan, terutama Satuan Tugas Pangan di Mabes agar menindak tegas jika ada kecurangan-kecurangan dilapangan terkait stabilitas harga daging di pasaran, baik pasar modern maupun pasar tradisional.

Baca juga :  Dengan Membagikan Masker Personil Brimob Polda Jabar Membantu Pencegahan penyebaran Covid-19

“Pemerintah dan Mabes Polri jangan terlena dulu, sebab menjelang lebaran biasanya kemungkinan-kemungkinan Distributor daging dalam melakukan kecurang itu selalu ada, dan itu terjadi setiap tahun,” jelas Robi.

Diketahui, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan telah menetapkan regulasi dan Permendag No 27 Tahun 2017. Untuk harga daging sapi yang dijual di pasaran harus menyesuaikan Harga Eceran Tertiggi (HET) sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Ir. Tjahya Widayanti, memastikan untuk stok dan harga daging menjelang idul fitri stabil dan cukup. “Kami memastikan stok dan harga daging stabil dan cukup, kami tidak ingin stok dan harga daging tidak stabil.” kata Tjahya.

Sekedar informasi, untuk harga daging yang telah ditetapkan pemerintah. Daging segar atau bakalan, per-kilo, untuk paha belakang, 105 ribu per-kilo, paha depan 90 per-kilo, senandung lamur 80 per-kilo, dan tetelan 50 ribu per-kilo. Sementara untuk harga daging beku atau Impor, per-kilo sebesar 80 ribu. (Red. Deni Iskandar/Group Kicau/Kicaunews.com).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru