oleh

Koalisi Rakyat Menggugat, Gruduk Kantor Bupati Lampung Utara

LAMPUNG KICAUNEWS..COM – Ratusan masyarakat lampung yang terhimpun dalam Koalisi Rakyat Menggugat menggelar aksi protes Kamis (15/06) di depan kantor bupati Lampung Utara. Dalam aksi yang kedua kalinya ini, Koalisi Masyarakat Menggugat yang tergabung dalam dua organisasi.

Yaitu, Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) dan Komite Anti Rakyat Tertinda (Karat) Lampung Utara ini, mempermasalahkan ketidak disiplinan Kepala Dinas Pekerjaan Umum yang jarang masuk pada jam kerja dan selalu melakukan pemungutan setoran proyek sebanyak 20 persen.

Koordinator aksi, Rio Kesuma meminta agar bupati Lampung Utara segera menemui massa aksi dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat yang melakukan aksi di depan kantornya.

“Kami dengan tegas meminta agar bupati Lampung Utara bersedia menemui kami, dan juga mendengarkan aspirasi kami,” kata Rio, dalam orasinya.

Aksi kali ini, dilakukan di dua tempat, yakni di kantor bupati dan kantor Inspektorat, namun saat massa aksi berorasi di depan kantor Inspektorat, kantor tersebut tampang kosong, padahal waktu masih 13.30 wib, dan itu masih jam kerja, hanya ada staf-stafnya saja.

Dalam orasinya, Rio yang melakukan orasi di depan kantor bupati tersebut Rio dalam orasinya  menyindir bupati, untuk tidak perlu datang kepada rakyat, sebab rakyat sudah datang menghampiri bupati.

“Kalau kemarin ketika mencalonkan diri Pak Bupati capek-capek kesana kemari, dari kampung ke kampung, dari desa ke desa hanya untuk mendengarkan keluhan rakyat. Kali ini Bapak tidak perlu seperti itu, karena sekarang kami yang datang kepada Bapak untuk mengutarakan suara kami!,” kata Rio sambil berorasi.

Dalam suasana aksi tersebut, salah satu perwakilan yang ada dikantor bupati, Firmansyah perwakilan dari pemerintah dengan pihak kepolisian sempat menemui massa aksi untuk melakukan mediasi.

Baca juga :  Mahasiswa Palangka Raya Dilecehkan Aparat, GMKI Jakarta Gruduk Mabes Polri

Namun massa aksi tetap ingin bertemu bupati langsung, dan suasana pun sempat bersitegang, antara massa aksi dan perwakilan pemerintah yang menemui massa aksi tersebut.

Saat menemui massa aksi, pihak perwakilan pemerintah, Firmasyah, menyampaikan kepada massa aksi, bahwa bupati sedang tidak ada di kantor, dan sedang mengadakan rapat.

“Bapak sedang ada rapat koordinasi (rakor) nanti kami lapor dulu pada atasan kami,” kata Firmasyah kepada massa Aksi yang masuk ke dalam kantor menjadi perwakilan.

Merasa kecewa dengan jawaban Firmansyah, massa aksi pun melanjutkan aksinya, dan mereka menegaskan mereka akan membawa gelombang massa dengan jumlah yang lebih banyak lagi.

“Kami berjanji akan datang lagi dengan gelombang massa lebih besar. Kami akan terus memperjuangkan apa yang menjadi kebenaran bagi kami sampai akhir hayat.” kata Rio (tegas).

Sekedar informasi, pemerintah daerah yang ada di Lampung Utara ini, sulit ditemui dan sangat ekslusif kepada rakyat. Diketahui bupati Lampung Utara, adalah salab satu kader Partai dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang saat ini dinahkodai oleh Surya Paloh.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dan jawaban dari pemerintah daerah, terutama dari bupati Lampung Utara. (Red. Group Kicau/Deni Goler).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru