oleh

Ada Takjil Basi di Ramadhan Fair, HMB: EO dan Dinas Kurang Koordinasi

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Kegiatan Ramadhan Fair yang digelar Dinas Koperasi dan UKM kota Tangerang Selatan, Selasa (13/06) kemarin mendapat sorotan dari

Konferensi Pers NPC Production. Rabu (14/06) di Lesehan Bersama.

banyak pihak. Pasalnya, dalam kegiatan tersebut beberapa insiden negatif terjadi, dari mulai rancuhnya kegiatan santunan anak yatim, dan adanya puluhan takjil basi.

Menanggapi hal tersebut, ketua bidang keilmuan Himpunan Mahasiswa Banten (HMB) Awadudin Angkrih menilai, adanya permasalahan tersebut disebabkan karena kurangnya kesiapan yang matang dan koordinasi yang jelas dari pihak Event Organizing dan Dinas Koperasi dan UKM kota Tangerang Selatan.

“Kurangnya kesiapan dan kurangnya koordinasi dari Dinas dan Event Organizing, sehingga menimbulkan banyak kejadian yang tidak diinginkan, salah satunya seperti adanya, kolak basi dan terlantarnya anak yatim yang akan disantuni.” kata Ketua Bidang Keilmuan Himpunan Mahasiswa Banten, Awadudin Angkrih, Kamis, (15/06) saat dihubungi Jurnalis Group Kicau, lewat pesan singkat WhatApps.

Awad menyarankan, untuk kedepannya Dinas Koperasi dan UKM kota Tangerang Selatan harus lebih tepat dalam memilih tender Event Organizing. Apalagi, kata Awad, kegiatan Ramadhan ini kegiatan sosial kemasyarakatan, yang melibatkan orang banyak.

“Kedepan harus lebih jeli lagi dari pihak pemerintah dalam setiap menjalankan event, dan harus lebih tepat dalam memilih tender Event Organizingnya,” kata Awad.

Apalagi, tambah Awad, ini kan sifatnya sosial, jika kejadian ini terus terjadi, masih kata Awad, disetiap agenda tahunan, maka ini akan berimbas kepada tercorengnya nama baik Tangerang Selatan.

Ditempat terpisah, ketua Even Organizing kegiatan Ramadhan Fair, Hambali saat dimintai keterangan Jurnalis Group Kicau menerangkan, pihaknya dalam bekerja sudah sesuai dengan perintan SPK.

“Jadi intinya kita menjalankan SPK, dan di SPK itu, kita menyediakan seribu takzil
untuk dibagikan kepada masyarakat.” kata Hambali Rabu (14/06) saat diminta keterang oleh Jurnalis Group Kicau, diacara buka bersama.

Baca juga :  Bripka Koko Monitoring Pembagian Dana BLT

Selain itu, kepada Jurnalis, Hambali juga menjelaskan, untuk teknis pembagian 1000 takzil diacara Ramadhan Fair, pihak Even Organizing, sudah membagikan takzil tersebut ditiga titik, diantaranya di Masjid Al-Mujahidin, di kecamatan Pamulang, lokasi yang dijadikan tempat bazar murah, pintu masuk bazar murah, dan di tenda Indo Food yang ada ditengah lapangan.

“Teknisnya, titik-titiknya yang pertama, 500 takzil itu kita siapkan di masjid al mujahidin kemudian di Pintu masuk ramadhan fair sebanyak 250 takzil kita siapkan, sisanya 250 kita siapkan ditenda indofood. Di tengah lapangan.” kata ketua Event Organizing Ramadhan Fair, Hambali saat dimintai keterangan.

Sampai berita ini diturunkan, Dinas Koperasi dan UKM kota Tangerang Selatan, masih belum bisa dihubungi.

Diketahui, acara yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM kota Tangerang Selatan, dihadiri oleh Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, yang juga memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM kota Tangerang Selatan, Dahlia Nadaek, serta Debu Band Religius, dan Qosidah.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dahlia Daneak, menjelaskan saat acara berlangsung, Selasa (13/06) kegiatan ini merupakan langkah pemerintah dalam menekan stabilitas harga bahan pokok pada bulan ramadhan. Selain itu, Dahlia juga menjelaskan, diacara Ramadhan Fair ini juga, sebanyak 75 UKM ikut memasarkan hasil produksinya. (Red. Group Kicau/Haji Merah).

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru