oleh

Wakil Ketua BPK: OTT Itu Hanya Oknum, Jangan Semua Dianggap Negatif

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang melibatkan Pejabat dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dianggap Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar sebagai ulah oknum yang merusak institusi BPK.

“kasus yang saat ini dihadapi akan menjadi introspeksi dan evaluasi bagi BPK untuk terus melakukan perbaikan, apapun yang kiita bangun selama puluhan tahun ini, ya terpaksa lah, Ternyata sudah seperti ini, Makanya internal kami akan adakan perbaikan-perbaikan. Pasti itu akan ada perbaikan,” tegas Bahrullah ketika ditemui di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (29/5).

Dirinya sangat yakin, bahwa yang melakukan penyimpangan itu hanyalah oknum. Sehingga dengan adanya sistem yang ada di BPK, baik itu sistem perencanaan dari dimulainya audit laporan keuangan baik kementerian maupun laporan keuangan pemerintah pusat (LKPP).

“Jadi kalau ada yang menyimpang saya rasa ini yang bagi BPK harus perbaiki. tapi itu hanya oknum. Jangan dianggap semua di BPK negatif. Jangan ‘tikus’ yang salah, malah lumbungnya yang dibakar,” kata dia beranalogi.

Ketika dikonfirmasi, apakah adanya aksi OTT ini sebagai bentuk kriminalisasi terhadap auditor BPK, Bahrullah membantahnya. “Tetap kita harus berpikir positif. Tidaklah. Yang penting kita ambil hikmahnya saja,” kata dia.

Terkait opini Kemendes PDTT sendiri, kata dia, pihak BPK akan mengkaji lagi hasil opini dari kementerian tersebut. Bisa saja auditor lain melakukan re-statement atau menilai kembali opini tersebut.

“Namun proses ini harus kami pastikan. Karena sejauh ini kami belum ketemu auditornya apakah ada hal-hal yang disembunyikan. Atau hanya memanfaatkan saja bahwa sebetulnya sudah tahu WTP, cuma ada hanky panky seperti itu. Ini kami masih lihat betul. Tapi sejauh ini belum lihat prosesnya,” tegas dia.
Sumber : aktual.com

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru