oleh

Pengeroyokan di Ciputat Tak Ada Kaitan Dengan Gangster

TANGSEL, KICAUNEWS.COM – Polsek Ciputat, Minggu (28/05) berhasil menciduk pelaku pengeroyokan dan penganiayaan, yang terjadi di Kp. Sawah Ciputat, sekitar pukul 02.30 wib kemarin. Polisi menangkap tiga orang yang diduga kuat sebagai pelaku, diantaranya Rika Falefi (17) Tahun, Riki Farhani (17) tahun, dan M. Bagus Satrio (18) tahun.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Ciputat, Komisaris Polisi (Kompol) Tatang Syarif menghimbau agar, para orang tua, bisa lebih aktif menjaga dan mengontrol tingkah laku anak.

Barang Bukti Pelaku Pengeroyokan.

“Untuk para orang tua, kontrol anaknya lah, kalau malam misalnya belum pulang ya dicari, dan diperhatikanlah tingkah laku anaknya,” ujar Kapolsek Ciputat, Kompol Tatang Syarif, dalam konferensi pers, yang digelar di Polsek Ciputat, di Jl. Juanda No 70 Pisangan Ciputat.

Selain itu, Kapolsek Ciputat juga menjelaskan, pelaku penganiayaan teraebut, tidak ada hubungannya dengan gengster, yang selama ini ramai dibicarakan.

“Ini gak ada hubungannya sama Gangster, ini pelaku bukan Gangster, tapi ini pelaku iseng yang suka mencari musuh,” jelas Kapolsek Ciputat, Kompol Tatang Syarif, Senin (29/05) kepada KICAUNEWS.com

Kapolsek Ciputat, dan Kanit. Menunjukan Barang Bukti Pelaku.

Berikut kronologi pencidukan Pelaku oleh Polisi.

Sekelompok remaja yang melakukan aksi pengeroyokan dan penganiayaan, Minggu (28/05) kemarin, di Kampung Sawah Ciputat Tangerang Selatan akhirnya dibekuk Polisi. Aksi pengeroyokan dan penganiyaan ini sengaja dilakukan dalam rangka membuat gaduh dan juga sebagai ajang mencari musuh.

Adapun jumlah pelaku yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut, yaitu 10 motor dengan jumlah 15 orang, namun Polisi hanya berhasil menciduk tiga orang, yang juga masuk dalam lingkaran pelaku tersebut.

Berdasarkan hasil olah TKP Polisi, penganiyaan tersebut dilakukan oleh pelaku pada saat korban hendak membeli rokok, menggunakan sepedah motor, belum juga sampai ke lokasi, sesampainya ditikungan tepatnya di jembatan sasak mentering, korban langsung dihadang oleh pelaku menggunakan senjata tajam, clurit dan klewang.

Baca juga :  Bang Endin BALON RW 02 Cipinang Muara

Korban yang saat itu menggunakan sepedah motor, berbocengan tiga orang langsung sontak ketakutan dan menjatuhkan sepedah motor yang dipakainya untuk beli rokok, hingga tiga orang korban pun jatuh dan pelaku tak banyak pikir langsung mengayunkan senjata tajamnya hingga tubuh korban pun terluka.

Pelaku penganiyaan pun langsung melarikan diri ke Kp. Sawah Ciputat, namun naas, ada orang yang melihat tindakan si pelaku, saat melukai korban, hingga akhirnya ada upaya pengejaran oleh saksi serta warga dengan menggunakan sepedah motor.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi antara pelaku dan saksi penganiyaan, hingga di daerah Pamulang Keduang, pelaku berhasil dikejar, hingga pelaku pun terjatuh ditendang oleh saksi.

Dari lima belas orang remaja tersebut diketahui, para pelaku yang melakukan aksi pengeroyokan tersebut, memiliki kelompok bernama, kelompok Melon Salak (Mensal).

Dari 15 orang tersebut, Polisi berhasil meringkus tiga orang, dengan nama 1. Rika Falefi (17) Tahun, 2. Riki Farhani (17) tahun, dan 3. M. Bagus Satrio (18) tahun. Sementara korban bernama pengeroyokan dan penganiyaan bernama, 1. Reza Widodo, (23) tahun, 2. Alvian Nawawi, (20) tahun, dan 3. Azhar Haryanto (19) tahun.

Tidak itu, hasil olah TKP, Polisi berhasil mengamankan barang bukti, yang dijadikan sebagai alat pelaku dalam melakukan pengeroyokan, diantaranya, satu buah samurai, satu unit sepedah motor Honda Grand Astrea, dan satu unit sepedah motor yamaha Fino, (Hasil Pengembangan).

Akibat dari tindakan tersebut, pelaku dikenai pasal 170 (2) ke I KUHP dengan Pidana selama 7 Tahun, jika perbuatah tersebut dilakukan dengan kekerasan yang digunakan dengan mengakibatkan luka-luka. (Red, Haji Merah/KICAUNEWS.com).

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru