oleh

Pasca Ledakan Bom, Halte Transjakarta Disambangi Plt Gubernur Jakarta

JAKARTA, KICAUNEWS.COM – Pasca ledakan bom bunuh diri, rabu (24/05) kemarin, halte Transjakarta yang berlokasi di terminal bus Kampunh Melayu Jakarta Timur disambangi Plt Gubernur Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat.

Sekitar pukul 09.40 wib, Djarot datang ke lokasi mendatangi halte, bersama Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwoni, dalam kunjungannya tersebut, Dalam kunjungan tersebut, Djarot meminta agar dalam kurun waktu dua minggu kedepan halte Transjakarta harus sudah bersih dan sudah direnovasi.

“Halte Transjakarta ini dalam waktu dua minggu kedepan harus segera dibersihkan, untuk dapat direnovasi, agar sebelum lebaran ada rencana halte ini akan di cat ulang. Karena ini halte jadi arus utama Transjakarta,” ujar, Plt Gubernur Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat. Minggu (28/05) di terminal bus Kampung Melayu, Jakarta. 

Kepada wartawan, Djarot menjelaskan, agar halte Transjakarta semuanya dipasang CCTV dan juga ada penerangan, terutama dipusat-pusat kerumunan, seban pemasangan CCTV dinilai sangatlah efektif dan bisa mengantisipasi.

“Harus dipasang CCTV, dan juga harus terang, terutama di pusat kerumunan-kerumunan, dan halte ini tempat kerumunan. Pemasangan CCTV sangatlah efektif, makanya teduga itu cepat tertangkap sampai ke akar akarnya.” jelas Djarot.

Senada dengan Djarot, Direktur Utama Transjakarta, Budi Kaliwoni menambahkan, saat ini total halte yang sudah ada CCTV nua sebanyak 1200 halte. Budi herharap selasa depan, halte transjakarta ini bisa dioperasikan lagi.

“Karena ini fasilitas publik, kami harapkan selasa pagi kami bisa operasikan.” ujar Direktur Utama Transjakarta, Budi Kaliwoni, dalam jumpa persnya di terminal bus Kampung Melayu Jakarta Timur.

Akibat dari peledakan bom tersebut, yang terjadi beberapa hari lalu, pelanggan Transjakarta mengalami pengurangan, namun pihak Transjakarta tidak akan menyerah dengan hal ini.

Baca juga :  Ayam Taliwang Jadi Menu Khas Terbaik, Hotel Santika Premiere ICE-BSD City

“Transjakarta itu jaringan, jadi dengan terbatasnya begini, jadi berkurang pelanggan, tapi ini bukan satu satunya berkurang, karena kami sudah tempatkan halte-halte lain halte Primer dan halte-halte yang ada,” ujar Budi Kaliwoni. (Red- Haji Merah/KICAUNEWS.com)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru