oleh

Pemerintah Alergi Kritik

Oleh: Agus Harta

OPINI, KICAUNEWS.COM – Kami kaum muda yang katanya generasi bangsa, yang katanya sebagai tulang punggung untuk negri, Memperhatikan dan menilai

pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla semakin aneh, dan jauh dari katap ersatuan, aneh didalam menjalankan roda organisasi Negara, saya menilai Rezim ini anti Kritik dan sangat Alergi terhadap kritik yang disampaikan oleh para Aktivis Mahasiswa.

Sungguh Disesalkan melihat para aktivis intelektual muda sampai terjadi bentrok dan mereka dipukuli hingga babak belur. Kawan-kawan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), saya selaku kader Himpunan Mahasiswa Islam, mengutuk oknum Aparat Kepolisian yang memukuli kalian.

Mereka tidak sadar, kita tidak pernah membawa senjata api, kita tidak pernah aksi membawa parang, kita tidak pernah Aksi membawa bon molotov. Aksi kita hanya membawa secarik kertas yang berisikan Aspirasi Rakyat yang tertindas. Mengapak kalian memukuli saudara sebangsa setanah air sendiri?

Tidakkah kalian wahai Polisi berani memeranfi bangsa Asing yang sedang merong-rong dan menggerogoti tanah air kalian, yang mana sebentar lagi anak cucu kalian tidak akan mendapatkan tanah dan air di negrinya sendiri.

Jangan keterlaluan kalian bapak-bapak polisi, kami ini anak bangsa asli indonesia, kami dididik di negeri sendiri agar tidak menjadi orang asing di negri sendiri, kami dididik di negri ini supaya tidak menjadi gelandangan di kampung halaman sendiri.

Jangan keterlaluan kalian menghajar kami sedemikian rupa. Seolah kami maling di Negeri sendiri. Didik kami, ajari kami jika kami salah, koreksi kami jika apa yang kami sampaikan semata-mata hanya untuk menyuarakan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat indonesia. Jangan Pukuli Kami, Cukup Darah para pejuang menetes di Bumi Indonesia, perang nyata melawan penjajah. Kenapa kalian perangi kami?

Baca juga :  Soal Tudingan Jambore, Panitia Masih Pertimbangkan Laporan Ke Polisi ?

Sejak Jokowi-Jk memimpin negri ini, semua aspek dilemahkan, lihat sistem keamanan, mulai dari prilaku pejabat yang korups dan kriminil, hingga begal motor yang sangat mengerikan, Aspek Pertahanan kegagalan dalam latihan banyak menewaskan para prajurit pada saat latihan.

Persoalan ekonomi dan pembangunan yang menjadi momok yang sangat menakutkan rakyat miskin, penggusuran dimana-mana, tanah air kita diserahkan untuk konglomerat hitam yang bertopeng sebagai pengembang, Kami Mahasiswa Indonesia Rindu Kejujuran yang ada pada diri Jenderal Sudirman.

Penulis Adalah Wasekjen Bidang PTKP di Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Komentar

Berita Terbaru